Jakarta

Jawa Barat Paling Banyak Didatangi Wisnus, Yogyakarta Nggak Mau Ketinggalan

Anggerhana Denni Rahmawati | 7 Oktober 2026, 21:15 WIB
Jawa Barat Paling Banyak Didatangi Wisnus, Yogyakarta Nggak Mau Ketinggalan
Jawa Barat masih jadi raja wisata domestik. - Traveloka

AKURAT JAKARTA - Jawa Barat masih menjadi provinsi tujuan favorit wisatawan nusantara (wisnus) pada Agustus 2026.

Namun, di balik posisinya sebagai daerah yang paling banyak didatangi, ada fakta menarik: pertumbuhan perjalanan ke sejumlah provinsi lain justru melaju lebih cepat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Barat mencatat 18,71 juta perjalanan wisnus sepanjang Agustus 2026.

Angka tersebut setara dengan sekitar 17,94 persen dari total 104,30 juta perjalanan wisnus secara nasional.

Posisi Jawa Barat sebagai tujuan utama diikuti Jawa Timur dengan 16,44 juta perjalanan dan Jawa Tengah sebanyak 13,79 juta perjalanan.

Dengan demikian, tiga provinsi di Pulau Jawa tersebut menyumbang porsi besar dari mobilitas wisatawan domestik di Indonesia.

Jika melihat kawasan secara keseluruhan, dominasi Pulau Jawa bahkan lebih terlihat.

Sebanyak 67,77 juta perjalanan wisnus pada Agustus 2026 memiliki tujuan ke Pulau Jawa.

Jumlah tersebut mencapai 64,98 persen dari seluruh perjalanan wisatawan nusantara.

Artinya, hampir dua dari setiap tiga perjalanan wisatawan domestik masih mengarah ke Pulau Jawa.

Baca Juga: Lulusan Baru Wajib Tahu, UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Larang Perusahaan Tahan Ijazah

Jawa Barat menjadi penyumbang terbesar dalam pola perjalanan tersebut.

Jabar terbanyak, tetapi bukan yang paling tumbuh

Posisi Jawa Barat sebagai tujuan wisata utama tidak serta-merta berarti pertumbuhannya paling tinggi.

Dibandingkan Agustus 2025, peningkatan perjalanan wisnus terbesar justru terjadi di DI Yogyakarta.

Jumlah perjalanan ke provinsi tersebut tumbuh 29,64 persen secara tahunan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.