Bukan Sekadar Aturan Berpakaian, Wisatawan ke Candi Arjuna Dieng Diajak Belajar Menghormati Budaya

AKURAT JAKARTA - Berwisata ke tempat bersejarah tidak selalu berarti pengunjung bisa berperilaku sebebas-bebasnya.
Ada nilai, kebiasaan, dan aturan yang perlu dihormati, terutama ketika destinasi yang dikunjungi juga berfungsi sebagai tempat ibadah.
Hal ini terlihat di Kompleks Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, yang mewajibkan wisatawan mengenakan kain tradisional bermotif batik sebelum memasuki kawasan candi.
Aturan tersebut bukan sekadar ketentuan berpakaian untuk wisatawan.
Di balik kain jarik yang dililitkan di pinggang, terdapat pesan tentang pentingnya memahami batas antara ruang wisata dan ruang yang memiliki nilai sakral bagi masyarakat.
Kain jarik menjadi pengingat untuk menghormati tempat suci
Wisatawan yang ingin memasuki Kompleks Candi Arjuna wajib mengenakan kain jarik sebagai bentuk penghormatan terhadap kesakralan situs tersebut.
Kawasan ini tidak hanya menjadi tujuan wisata sejarah, tetapi juga masih digunakan untuk kegiatan ibadah dan ritual keagamaan umat Hindu.
Pengunjung yang tidak membawa kain sendiri tidak perlu khawatir.
Pengelola menyediakan kain jarik bernuansa hitam-putih khas Dieng di pos kayu menuju kompleks candi.
Baca Juga: Beasiswa Riset Baznas 2026 Buka Bantuan hingga Rp30 Juta, Jangan Abaikan Syarat Ini
Kain tersebut dihiasi motif gambar Candi Arjuna dan dapat digunakan secara gratis.
Setelah dililitkan di pinggang, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan untuk menikmati arsitektur candi dan suasana kawasan bersejarah tersebut.
Penggunaan kain ini tidak disertai ritual khusus.
Fungsinya adalah sebagai bentuk tata krama dan penyesuaian diri terhadap norma kesopanan di tempat yang dianggap sakral.
Setelah selesai berkunjung, wisatawan wajib mengembalikan kain kepada petugas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Bodo/Glimt di UCL, 21 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Tengah Ancaman Kejutan Tim Norwegia
- 8Prediksi Skor FC Porto vs PSV Eindhoven di UCL, 21 Oktober 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman bagi Tim Tamu
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







