Beasiswa Riset Baznas 2026 Buka Bantuan hingga Rp30 Juta, Jangan Abaikan Syarat Ini

AKURAT JAKARTA - Pendanaan penelitian menjadi salah satu tantangan bagi mahasiswa dan peneliti yang ingin mengembangkan karya ilmiah.
Biaya pengumpulan data, pengembangan produk, hingga publikasi jurnal dapat membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Melalui Beasiswa Riset Baznas 2026, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyediakan sembilan kategori bantuan dengan nominal mulai dari Rp1 juta hingga Rp30 juta.
Namun, besarnya dana yang ditawarkan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan calon pendaftar.
Setiap kategori memiliki kuota dan persyaratan tersendiri, sehingga pemilihan kategori serta kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam proses pengajuan.
Program ini mencakup bantuan tugas akhir mahasiswa, penelitian kelompok, publikasi artikel ilmiah, hingga dukungan bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf.
Sembilan Kategori dengan Nominal dan Kuota Berbeda
Besaran bantuan Beasiswa Riset Baznas 2026 disesuaikan dengan jenis kegiatan dan jenjang pendidikan.
Calon penerima perlu memastikan bahwa kebutuhan pendanaannya sesuai dengan kategori yang dipilih.
Berikut rincian kuota dan nominal bantuan yang tersedia:
Baca Juga: 63 Ribu Balita Terserang ISPA di Tengah Karhutla, Kabut Asap Jadi Ancaman bagi Anak
Kategori | Kuota | Bantuan |
|---|---|---|
Mahasiswa S1/D4 | 70 orang | Rp4 juta |
Mahasiswa S2 | 50 orang | Rp7 juta |
Mahasiswa S3 | 50 orang | Rp10 juta |
Lembaga atau kelompok riset | 50 penerima | Maksimal Rp30 juta |
Publikasi jurnal Sinta 3 | 10 orang | Maksimal Rp1 juta |
Publikasi jurnal Sinta 2 | 19 orang | Maksimal Rp3 juta |
Publikasi jurnal Sinta 1 | 29 orang | Maksimal Rp5 juta |
Publikasi jurnal internasional bereputasi | 40 orang | Maksimal Rp12,5 juta |
Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf | 150 orang | Rp4 juta |
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa program tidak hanya menyasar mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir.
Peneliti yang bekerja dalam tim maupun akademisi yang membutuhkan bantuan biaya publikasi juga memiliki jalur pengajuan tersendiri.
Karena setiap kategori memiliki kuota berbeda, calon peserta sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan nominal terbesar.
Kesesuaian kegiatan, status akademik, dan kelengkapan dokumen juga perlu menjadi pertimbangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 3Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 4Prediksi Skor Fulham vs Hull City di Premier League, 17 Oktober 2026: Mampukah The Cottagers Mengakhiri Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse di Ligue 1, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Dominasi Les Violets?
- 6Prediksi Skor Newcastle United vs Aston Villa di Premier League, 17 Oktober 2026: Duel Kontras di St James' Park
- 7Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 8Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di La Liga, 17 Oktober 2026: Misi Tuan Rumah Hentikan Tren Kemenangan Los Colchoneros
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






