Asal Usul Batuampar Jakarta, Kisah Permintaan Pangeran dan Gadis Desa

AKURAT.CO - Kelurahan Batuampar merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.
Batuampar dikenal sebagai bagian dari kawasan Condet, bahkan bisa disebut Condet Batuampar.
Wilayah ini di sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kelurahan Balekambang (lengkapnya Condet Balekambang), yang dalam sejarahnya berkaitan satu dengan lain.
Baca Juga: 10 Tips Mengatasi Oversharing
Dilansir dari laman Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, ada legenda yang melekat pada nama tempat tersebut, menurut Ran Ramelan, penulis buku kecil berjudul Condet.
Pada jaman dahulu ada sepasang suami isteri, namanya Pangeran Geger dan Nyai Polong, memiliki beberapa orang anak. Salah seorang anaknya, perempuan, diberi nama Siti Maemunah, terkenal sangat cantik.
Waktu Maemunah sudah dewasa dilamar oleh Pangeran Tenggara atau Tonggara asal Makasar yang tinggal di sebelah timur Condet, untuk salah satu anaknya, bernama Pangeran Astawana.
Baca Juga: Cekcok Mulut, Teman Ditusuk hingga Tewas di Karawaci Tangerang
Orang tua Maemunah bersedia mengawinkan anaknya asal dibangunkan sebuah rumah dan sebuah tempat bersenang-senang di atas empang, dekat kali Ciliwung, yang harus selesai dalam waktu satu malam.
Permintaan itu disanggupi, dan terbukti, menurut sohibul hikayat, esok harinya sudah tersedia rumah dan sebuah bale di sebuah empang di pinggir kali Ciliwung, dengan jalan yang diampari batu, mulai dari tempat kediaman keluarga Pangeran Tenggara.
Demikianlah menurut cerita, tempat yang dilalui jalan yang diampari batu itu selanjutnya disebut Batuampar, dan bale (balai) peristirahatan yang seolah-olah mengambang di atas air kolam dijadikan nama tempat, Balekambang.
Baca Juga: Jangan Lupa Surat Kendaraan, Mulai Hari Ini Polisi Gelar Operasi Zebra 2023
Pada awal abad keduapuluh di Batu ampar terdapat perguruan silat yang dipimpin antara lain oleh Maliki dan Modin (Poesponegoro, 1984, IV:295).
Pada tahun 1986, seorang guru silat di Batuampar, Saaman, terpilih sebagai salah seorang tenaga pengajar ilmu bela diri itu di Negeri Belanda, selama dua tahun, kemahiran Saaman sebagai pesilat, sehingga terpilih menjadi pengajar di negara itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

