Jakarta

10 Tips Mengatasi Oversharing

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 4 September 2023, 14:24 WIB
10 Tips Mengatasi Oversharing

AKURAT.CO - Ketika meluapkan emosi dan keluh kesah melalui cerita secara langsung ataupun diposting di media sosial, seseorang tak sadar itu keblasan oversharing.

Oversharing sendiri adalah perilaku berbicara terlalu banyak atau memberikan informasi pribadi yang seharusnya tidak dibagikan kepada orang lain.

Ini dapat menjadi masalah karena dapat merusak privasi, hubungan kamu dengan sekitar, atau bahkan menciptakan ketidaknyamanan.

Baca Juga: Alasan Seseorang Oversharing, Gen Z Jangan Ikuti Ya

Berikut adalah beberapa cara mengatasi oversharing:

1. Kesadaran diri

Kenali tanda-tanda bahwa kamu sedang oversharing, seperti merasa cemas atau menyesal setelah berbicara terlalu banyak.

Mulailah memerhatikan kapan kamu cenderung berbicara terlalu banyak atau memberikan informasi yang seharusnya tidak perlu dibagikan.

Baca Juga: 2 Remaja Tewas Tabrak Tiang Listrik, Diduga Gangster yang Dikejar Sekuriti

2. Pertimbangkan Dampaknya

Pikirkan tentang bagaimana oversharing dapat mempengaruhi orang lain dan hubungan kamu dengan mereka.

Apakah ini membuat orang merasa tidak nyaman atau mengganggu privasi mereka? Mengenali dampak negatifnya dapat membantu kamu mengurangi perilaku ini.

3. Pertimbangkan Situasi

Ketika kamu berbicara dengan orang lain, pertimbangkan situasi dan konteksnya.

Apakah informasi yang ingin kamu bagikan sesuai dengan konteks obrolan? Cobalah untuk berbicara sejalan dengan situasi tersebut.

Baca Juga: Kepergok Curi Motor, Pria Babak Belur Dihajar Hingga Ditelanjangi Massa

4. Batasi Diri

Cobalah untuk membatasi diri dalam berbicara. Jika kamu merasa mulai oversharing, berhentilah sejenak dan pertimbangkan apakah informasi tersebut benar-benar perlu dibagikan.

5. Alihkan Fokus Pada Orang Lain

Alihkan perhatian dari diri sendiri dengan lebih banyak mendengarkan orang lain.

Ketika kamu mendengarkan dengan baik, kamu cenderung berbicara lebih sedikit tentang diri kamu sendiri.

6. Tentukan Batasan Pribadi

Buatlah batasan untuk diri sendiri tentang apa yang kamu nyaman bagikan dengan orang lain.

Pertimbangkan apa yang termasuk dalam privasi kamu dan pertahankan batasan tersebut.

7. Latihan Berbicara Dengan Bijak

Praktikkan berbicara dengan bijak dan berpikir sebelum berbicara. Tanyakan pada diri sendiri apakah informasi yang akan kamu bagikan benar-benar relevan dan penting.

8. Gunakan Media Sosial dengan Bijak

Jika kamu cenderung oversharing di media sosial, pertimbangkan untuk mengatur privasi profil kamu dan berpikir dua kali sebelum membagikan informasi pribadi atau detail yang terlalu intim.

9. Cari Dukungan

Jika oversharing kamu berkaitan dengan masalah emosional atau psikologis, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang konselor atau terapis.

Mereka dapat membantu kamu memahami dan mengatasi akar penyebab perilaku ini.

10. Jangan Terlalu Keras Pada Diri Sendiri

Ingatlah bahwa mengubah perilaku memerlukan waktu dan usaha. Jangan terlalu keras pada diri sendiri jika kamu masih melakukan oversharing sesekali. Yang penting adalah terus berusaha untuk mengatasi perilaku ini.

Mengatasi oversharing adalah proses yang berkelanjutan, maka dari perlu waktu dan kesebaran.

Langkah pertama, tentu penging untuk meningkatkan kesadaran diri tentang perilaku tersebut.

Yuk, generasi z mulai sekarang lebih bijak dalam berbagi informasi, bermedia sosial dan berbicara!

Jangan lupa untuk selalu saring informasi sebelum sharing informasi!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.