Jakarta

Semarang Viral, Wahana Wisata Dadakan di Bendungan Ditutup Demi Keselamatan, Warga dan Anggota TNI Sempat Adu Mulut

Titania Isnaenin | 19 Juli 2024, 15:25 WIB
Semarang Viral, Wahana Wisata Dadakan di Bendungan Ditutup Demi Keselamatan, Warga dan Anggota TNI Sempat Adu Mulut

AKURAT JAKARTA - Semarang viral, wahana wisata dadakan di bendungan tuai polemik antara masyarakat dengan TNI.

Ya, wisata bendungan Pleret yang terletak di Banjir Kanal Barat Semarang itu digunakan oleh para warga untuk "berselancar".

Atraksi segerombolan remaja dan dewasa muda, ramai memenuhi bendungan untuk sekedar merasakan seluncuran di bendungan yang terletak di daerah Simongan itu.

Baca Juga: Geger, Tak Terima Video Kecelakaan Dali Wassink Beredar, Rebecca Klopper Sebut Pemilik Video Ingin Pansos

Sorak sorai warga juga ramai terdengar riang karena memainkan wahana alami ini.

Namun tak berlangsung lama, TNI mulai menghimbau para warga sekitar yang bermain di area bendungan.

Demi alasan keselamatan, TNI pun berencana hendak menutup wahana dadakan itu.

Baca Juga: Innalillahi Wa Innailahi Rojiun, Aktris Jennifer Coppen Umumkan Suaminya Dali Wassink Meninggal Dunia

Adapun yang ditakutkan apabila sewaktu-waktu akan datang air yang berpotensi dapat menghanyutkan warga.

Seperti yang baru-baru ini viral di media sosial.

Sebuah video yang dibagikan akun Instagram @nyinyir_update_official itu menunjukan seorang warga cekcok dengan anggota TNI.

Baca Juga: Diduga Alami Kecelakaan Tunggal, Netizen Beberkan Bukti Penyebab Kematian Papa Dali

Menurut warga sekitar, larangan untuk berwahana di area sekitar Bendungan dianggap salah satu bentuk tak mengayomi masyarakat.

"Ini orang cari muka, cari muka kamu.. aparat TNI seharusnya mengayomi," teriak warga. 

Bahkan tak terima ditegur, warga sekitar juga mengungkapkan, bahwa apa yang mereka lakukan sama sekali tidak melanggar aturan hukum.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tunggal Dali Wassink: Alami Luka Berat dan Sempat Dibawa Ke Rumah Sakit

"Saya tidak melanggar hukum pak. Ini HP saya, beli kuota saya sendiri. Jangan seenaknya, bapak anggota mengayomi masyarakat. Kita viral cari gratis, cari hiburan masyarakat, bukan seperti ini. Ini gratis masyarakat umum. Korban jiwa juga kita yang menanggung, bukan anggota" ujar warga yang merekam aksi cekcok.

Bagaimana menurutmu?.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.