Selain Bumbu Dapur, Berikut 12 Manfaat Jahe Bagi Kesehatan, dari Meredakan Batuk hingga Mencegah Penuaan Dini

AKURAT JAKARTA - Jahe adalah tanaman rimpang yang mengandung berbagai macam nutrisi, seperti serat, mineral, vitamin, dan lain sebagainya.
Karena kandungan-kandungan tersebut, jahe dipercaya memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh.
Jahe merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang paling populer. Bahkan Jahe telah digunakan sebagai obat dan terapi kesehatan sejak ribuan tahun lalu.
Hal ini tidak terlepas dari manfaat Jahe dalam menjaga kesehatan dan mengurangi gejala berbagai penyakit.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Mie Ayam Jamur yang Enak dan Gurih, Dijamin Kalian Bakal Ketagihan
Karena itu, Jahe juga dijadikan bumbu dapur yang memiliki ragam manfaat untuk kesehatan.
Melansir dari Cure Joy, Jahe adalah ramuan aromatik, menyengat dan pedas. Jahe merupakan bagian dari keluarga Zingiberaceae, seperti kapulaga, kunyit dan lengkuas. Jahe memiliki kualitas terapi yang luar biasa.
Berikut sembilan manfaat Jahe bagi kesehatan:
1. Meredakan Batuk
Jahe kaya akan antihistamin dan dekongestan, dua efek pereda dingin yang bisa membantu mengatasi gejala batuk terus-menerus dan sakit tenggorokan.
2. Perawatan Radang Sendi
Sifat analgesik dan antiinflamasi jahe secara efektif membantu pasien yang menderita osteoartritis lutut, rheumatoid arthritis dan ketidaknyamanan otot secara umum.
3. Mengatasi Migrain
Jahe dapat menghambat sintesis prostaglandin serta peradangan pembuluh darah sehingga mampu meredakan migrain.
4. Meredakan Nyeri Haid
Jahe merupakan obat ampuh untuk mengurangi gejala kram dan nyeri pada dismenore primer (nyeri haid).
5. Antikanker
Jahe memiliki tingkat antioksidan yang sangat tinggi, untuk pertahanan terhadap kerusakan sel dan penyakit terkait yang disebabkan oleh radikal bebas.
Kemampuannya untuk mengurangi proliferasi sel kanker atau autophagy mampu mencegah sel kanker membangun resistensi terhadap pengobatan kanker. (*)
6. Mengurangi Reaksi Alergi
Minuman jahe dapat meredakan reaksi alergi. Sifat anti-inflamasi yang terdapat pada jahe dapat menenangkan respons peradangan yang disebabkan oleh alergi
7. Menurunkan Berat Badan
Mengonsumsi jahe adalah cara alami dan sehat untuk menurunkan berat badan. Meskipun klaim ini perlu penelitian lebih lanjut, minum teh jahe hangat memang membuat anda merasa lebih kenyang.
8. Meredakan Nyeri Sendi dan Asam Urat
Tidak hanya meredakan nyeri haid, namun jahe juga sudah lama dikenal dapat meredakan nyeri sendi akibat peradangan dan nyeri otot. Jahe juga bisa digunakan sebagai obat alami asam urat karena memiliki sifat anti-inflamasi.
9. Mencegah Resiko Penyakit Jantung
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan, mineral dan asam amino dalam jahe dapat membantu melindungi dari dari penyakit jantung.
Minuman jahe juga dapat memperlancar peredaran darah, menurunkan kolesterol, meredakan sakit maag, mencegah serangan jantung, serta menurunkan tekanan darah.
10. Mengurangi Reaksi Inflamasi
Jahe dapat membantu mengurangi reaksi inflamasi (peradangan), seperti iritasi atau pembengkakan pada mata, hidung, dan tenggorokan.
Dilansir dari jurnal BMC Complementary Medicine and Therapies, konsumsi ekstrak jahe selama 3–6 minggu dapat membantu mengurangi gejala bersin-bersin dan gatal pada hidung yang kerap dialami oleh pengidap rhinitis alergi.
11. Mengendalikan Kadar Gula Darah
Manfaat jahe untuk kesehatan berikutnya adalah dapat mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.
Menurut penelitian yang dipublikasikan pada Iranian Journal of Pharmaceutical Research tahun 2015, senyawa gingerol di dalam jahe mampu mengoptimalkan kerja hormon insulin dalam membantu penyerapan gula darah oleh lemak, otot, dan hati, serta menurunkan kadar HbA1c pada pasien diabetes tipe 2.
12. Membantu Mencegah Penuaan Dini
Manfaat wedang jahe juga dapat membantu mencegah efek penuaan dini. Pasalnya, jahe mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengurangi risiko munculnya efek penuaan dini pada kulit, seperti bintik hitam dan keriput atau kerutan halus pada wajah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih

