Jakarta

Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?

Winda Wahdania | 25 Oktober 2026, 09:40 WIB
Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
Crystal Palace dan Newcastle United memburu kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen Premier League.

AKURAT JAKARTA - Crystal Palace akan menjamu Newcastle United dalam lanjutan pekan ke-8 Premier League 2026/2027 pada Minggu, 25 Oktober 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Selhurst Park, London, tersebut dijadwalkan kick-off pukul 21.00 WIB.

Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Crystal Palace menempati peringkat ke-16 dengan koleksi tujuh poin dari tujuh pertandingan, sedangkan Newcastle United berada di urutan ke-14 dengan delapan poin.

Meski Newcastle unggul satu poin, kondisi kedua tim belum menunjukkan konsistensi yang meyakinkan.

Palace memiliki persoalan serius di lini belakang, sementara Newcastle juga kesulitan mempertahankan performa positif yang sempat mereka tunjukkan pada awal musim.

Situasi tersebut membuat pertemuan di Selhurst Park berpotensi berlangsung ketat. Palace memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, tetapi Newcastle tetap mempunyai peluang untuk mencuri poin apabila mampu mengeksploitasi kelemahan tuan rumah.

Baca Juga: Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?

Preview

Crystal Palace datang ke pertandingan ini dengan pekerjaan rumah besar setelah menelan kekalahan telak 0-5 dari Brighton di Stadion Amex pada pekan sebelumnya.

Hasil tersebut memperpanjang daftar kekalahan mereka menjadi empat kali dalam tujuh pertandingan Premier League musim ini.

Masalah utama pasukan Pierre Sage terletak pada organisasi pertahanan. The Eagles telah kebobolan 17 gol, jumlah terbanyak di antara seluruh peserta Premier League sejauh musim ini.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Palace perlu memperbaiki koordinasi antarpemain, terutama ketika menghadapi tekanan lawan dan kehilangan penguasaan bola.

Salah satu persoalan lain adalah kecenderungan mereka kebobolan lebih dahulu. Palace mengalami situasi tersebut dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, sehingga kerap dipaksa mengejar ketertinggalan.

Jika kebiasaan itu kembali terulang, Newcastle berpeluang mengambil kendali pertandingan.

Meski demikian, Palace memiliki modal dari pertemuan terakhir melawan Besiktas di fase liga UEFA Europa League (UEL). Mereka bermain imbang 2-2 di Stadion Tupras, dengan Yeremy Pino dan Jean-Philippe Mateta menyumbangkan gol. Hasil tersebut setidaknya memperlihatkan bahwa lini serang Palace masih mampu menghasilkan peluang dan mencetak gol ketika mendapat ruang.

The Eagles juga bisa mengambil kepercayaan diri dari kemenangan 2-1 atas Newcastle di Selhurst Park pada April 2026. Hasil itu mengakhiri rentetan tiga pertandingan tanpa kemenangan melawan The Magpies.

Palace tentu berharap dapat mengulangi keberhasilan tersebut sekaligus mencatatkan kemenangan liga berturut-turut atas lawan yang sama, sesuatu yang belum pernah mereka raih dalam sejarah pertemuan kedua tim.

Baca Juga: Prediksi Skor Inter Milan vs Fiorentina di Serie A, 25 Oktober 2026: Nerazzurri Bidik Puncak, Viola Terancam Pulang Tanpa Poin

Di kubu lawan, Newcastle juga datang dengan kondisi yang belum ideal. Tim asuhan Matthias Jaissle menelan tiga kekalahan dalam empat pertandingan Premier League terakhir, termasuk kekalahan 0-1 dari Aston Villa di kandang sendiri pada pekan sebelumnya.

Mereka gagal membongkar pertahanan Villa dan harus menerima hasil negatif setelah kebobolan pada babak pertama.

Kerapuhan pertahanan menjadi perhatian penting bagi Newcastle. Dalam tujuh pertandingan liga musim ini, mereka telah kebobolan rata-rata dua gol per laga.

Padahal, Jaissle sempat mengawali kiprahnya dengan lima pertandingan kompetitif tanpa kekalahan, termasuk tiga kemenangan.

Selain masalah di lini belakang, produktivitas serangan Newcastle juga mengalami penurunan. Mereka hanya mencetak empat gol dalam empat pertandingan terakhir, atau rata-rata satu gol per laga.

Penurunan tersebut membuat The Magpies harus menemukan kembali ketajaman para penyerangnya jika ingin membawa pulang hasil positif dari London.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.