Jakarta

Cara Beli Token Listrik PLN Diskon 50% 2025, Bisa Untuk Pengguna Listrik hingga Daya 2200 VA

Saeful Anwar | 20 Desember 2024, 17:29 WIB
Cara Beli Token Listrik PLN Diskon 50% 2025, Bisa Untuk Pengguna Listrik hingga Daya 2200 VA

AKURAT JAKARTA - Pemerintah akan memberikan diskon sebesar 50 persen, baik untuk pelanggan pascabayar dan prabayar kategori rumah tangga dengan maksimal daya hingga 2.200 VA.

Diskon ini akan berlaku selama dua bulan, yakni pada bulan Januari dan Februari 2025.

Program ini sebagai Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi untuk mengurangi dampak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen.

Baca Juga: Lee Jung Jae Kembali Mainkan Drama Korea Squid Game Season 2: Seong Gi Hun Siap Gabung Anggota VIP?

Bagaimana cara untuk beli token listrik diskon 50 persen?

PLN akan menerapkan secara otomatis melalui sistem digital, sehingga pelanggan tidak memerlukan cara khusus untuk mendapatkan diskon 50 persen.

Untuk pelanggan pascabayar akan secara otomatis langsung mendapat diskon 50 persen untuk pemakaian listrik bulan Januari dan Februari 2025.

Untuk pelanggan prabayar atau token, diskon 50 persen untuk bulan Januari dan Februari akan dipotong otomatis dari nominal pembelian token,

Baca Juga: Simak! Begini Pengamanan Pemprov DKI Jelang Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Berikut adalah kategori pelanggan dengan batas maksimal diskon beserta jumlah target sasaran yang ditetapkan PLN:

- Pelanggan Listrik dengan daya 450 VA bisa melakukan pembelian token dengan maksimal 324 kWh dengan sasaran 24,6 juta pelanggan.

- Pelanggan Listrik dengan daya 900 VA bisa melakukan pembelian token dengan maksimal 648 kWh dengan sasaran 38 juta pelanggan.

- Pelanggan Listrik dengan daya 1300 VA bisa melakukan pembelian token dengan maksimal 936 kWh dengan sasaran 14,1 juta pelanggan.

- Pelanggan Listrik dengan daya 2200 VA bisa melakukan pembelian token dengan maksimal 1.584 kWh dengan sasaran 4,6 juta pelanggan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.