Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Jasa Marga Siapkan Jalur Fungsional Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Sepanjang 31 KM, Gratis!

AKURAT JAKARTA - Puncak arus balik lebaran Idul Fitri 2025 diperkirakan akan terjadi pada akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu, 5-6 April 2025.
Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) telah mempersiapkan jalur fungsional ruas Sadang-Bojongmangu Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.
Jalur fungsional ini untuk memfasilitasi perjalanan arus balik dari arah Selatan (Bandung) melalui wilayah Jabodetabek.
Terutama bagi pemudik dari Jalan Tol Cileunyi-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) yang menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.
Jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan ini memiliki panjang 31,25 km. Jalur fungsional ini tidak dikenakan tarif tambahan alias gratis.
Pengguna jalan hanya membayar tarif di Gerbang Tol (GT) Kutanegara, sesuai ketentuan untuk Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyampaikan bahwa kesiapan jalur fungsional ini merupakan bagian dari upaya mendukung arus balik lebaran 2025.
"Kami memperkirakan arus puncak balik akan terjadi pada tanggal 5 dan 6 April 2025," kata Lisye dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (3/4/2025).
"Jalur fungsional sepanjang 31,25 km ini akan dioperasikan mulai tanggal 2 April 2025, dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB, sesuai diskresi kepolisian," jelas Lisye
Karena sifatnya hanya fungsional, bus dan truk dilarang lewat jalur ini. "Jalur ini diperuntukkan bagi kendaraan golongan satu, non-bus, dan non-truk," lanjutnya.
Sementara Direktur Utama PT JJS, Charles Lendra, menjelaskan bahwa jalur fungsional ini untuk membantu mengurangi kepadatan di Simpang Susun Dawuan pada KM 66 B, yang diketahui menjadi titik pertemuan arus lalu lintas dari arah Trans Jawa dan arah Bandung.
Charles mengungkapkan, rute ini sudah dilenglapi dengan rambu petunjuk yang dipasang mulai dari 1 KM, 500 M, hingga 200 M sebelum akses masuk ke jalur fungsional di Ramp 8 (KM 77B jalan tol Cipularang arah Jakarta.
Selain itu, jalur fungsional Japek II Selatan juga telah dilengkapi dengan rambu petunjuk yang memadai bagi pengguna jalan.
PT JJS menyiagakan layanan lalu lintas seperti Mobile Customer Service (MCS), derek, ambulans, Polisi Jalan Raya (PJR), Kamtib, Water Tank, dan patroli roda dua.
PT JJS kembali mengimbau pengguna jalan yang akan memasuki jalan tol fungsional agar mengikuti arah petugas di lapangan serta menaati perambuan yang berlaku.
Termasuk, batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan mengisi penuh BBM sebelum memasuki jalur fungsional.
Jalan Tol Japek II Selatan terbagi ke dalam tiga paket pekerjaan konstruksi yang menghubungkan wilayah Jatiasih, Karawang dan Sadang sepanjang 62 KM.
Paket ketiga konstruksi tersebut yakni Paket 1 Jatiasih-Setu sepanjang 7,25 KM, Paket 2 Setu-Bojongmangu sepanjang 23,5 KM, dan Paket 3 Sadang-Bojongmangu sepanjang 31,25 KM.
Baca Juga: Jumlah Pemudik Tahun Ini Alami Penurunan, Rano Karno: Mungkin Saja Karna Ekonomi
Sebelumnya, Korlantas Polri juga akan kembali melakukan rekayasa lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025 ini.
Salah satu rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat arus balik Lebaran, yaitu One Way atau lalu lintas satu arah.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan bahwa ada dua skema One Way Lokal pada arus balik lebaran.
Yakni dari Gerbang Tol Cikampek Utama atau Kilometer 70 ke arah Timur dan dari Gerbang Tol Kalikangkung ke arah Barat.
"Kita juga akan lakukan One Way Lokal. One Way Lokal itu nanti ada beberapa tahap. Kita mulai dari kilometer 70 ke arah timur, bisa juga nanti dari Kalikangkung ke arah barat," kata Irjen Agus.
Namun demikian, lanjut Irjen Agus, pemberlakukan One Way Lokal ini bersifat situasional, bergantung pada kepadatan kondisi arus lalu lintas.
"Jadi situasional, karena memang pak Menteri mengharapkan kepada para arus balik nanti agar bisa mengatur keberangkatannya," katanya.
Baca Juga: Rapper Korea Jay Park Bakal Konser di Jakarta pada 12 Juli 2025, Cek Lokasinya di Sini!
Irjen Agus menambahkan, penerapan One Way Lokal ini akan disesuaikan dengan puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 2025.
"Nanti akan kita lihat situasinya, kira-kira puncak arus baliknya tanggal berapa. Nanti kita akan lakukan langkah-langkah strategis supaya mengurai arus balik yang kembali ke Jakarta," ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

