Jakarta

Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Jasa Marga Siapkan Jalur Fungsional Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Sepanjang 31 KM, Gratis!

Sastra Yudha | 3 April 2025, 12:35 WIB
Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Jasa Marga Siapkan Jalur Fungsional Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Sepanjang 31 KM, Gratis!

AKURAT JAKARTA - Puncak arus balik lebaran Idul Fitri 2025 diperkirakan akan terjadi pada akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu, 5-6 April 2025.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) telah mempersiapkan jalur fungsional ruas Sadang-Bojongmangu Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

Jalur fungsional ini untuk memfasilitasi perjalanan arus balik dari arah Selatan (Bandung) melalui wilayah Jabodetabek.

Terutama bagi pemudik dari Jalan Tol Cileunyi-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) yang menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk TMII Saat Libur Lebaran Idul Fitri 2025, Berikut Cara Beli Tiketnya dan Aturan Berwisata

Jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan ini memiliki panjang 31,25 km. Jalur fungsional ini tidak dikenakan tarif tambahan alias gratis.

Pengguna jalan hanya membayar tarif di Gerbang Tol (GT) Kutanegara, sesuai ketentuan untuk Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyampaikan bahwa kesiapan jalur fungsional ini merupakan bagian dari upaya mendukung arus balik lebaran 2025.

"Kami memperkirakan arus puncak balik akan terjadi pada tanggal 5 dan 6 April 2025," kata Lisye dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (3/4/2025).

"Jalur fungsional sepanjang 31,25 km ini akan dioperasikan mulai tanggal 2 April 2025, dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB, sesuai diskresi kepolisian," jelas Lisye

Karena sifatnya hanya fungsional, bus dan truk dilarang lewat jalur ini. "Jalur ini diperuntukkan bagi kendaraan golongan satu, non-bus, dan non-truk," lanjutnya.

Sementara Direktur Utama PT JJS, Charles Lendra, menjelaskan bahwa jalur fungsional ini untuk membantu mengurangi kepadatan di Simpang Susun Dawuan pada KM 66 B, yang diketahui menjadi titik pertemuan arus lalu lintas dari arah Trans Jawa dan arah Bandung.

Baca Juga: Berapa Harga Tiket Masuk Kebon Binatang Ragunan? Berikut 5 Alasan Kenapa Taman Margasatwa ini Layak Dikunjungi Saat Libur Lebaran 2025

Charles mengungkapkan, rute ini sudah dilenglapi dengan rambu petunjuk yang dipasang mulai dari 1 KM, 500 M, hingga 200 M sebelum akses masuk ke jalur fungsional di Ramp 8 (KM 77B jalan tol Cipularang arah Jakarta.

Selain itu, jalur fungsional Japek II Selatan juga telah dilengkapi dengan rambu petunjuk yang memadai bagi pengguna jalan.

PT JJS menyiagakan layanan lalu lintas seperti Mobile Customer Service (MCS), derek, ambulans, Polisi Jalan Raya (PJR), Kamtib, Water Tank, dan patroli roda dua.

PT JJS kembali mengimbau pengguna jalan yang akan memasuki jalan tol fungsional agar mengikuti arah petugas di lapangan serta menaati perambuan yang berlaku.

Termasuk, batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan mengisi penuh BBM sebelum memasuki jalur fungsional.

Jalan Tol Japek II Selatan terbagi ke dalam tiga paket pekerjaan konstruksi yang menghubungkan wilayah Jatiasih, Karawang dan Sadang sepanjang 62 KM.

Paket ketiga konstruksi tersebut yakni Paket 1 Jatiasih-Setu sepanjang 7,25 KM, Paket 2 Setu-Bojongmangu sepanjang 23,5 KM, dan Paket 3 Sadang-Bojongmangu sepanjang 31,25 KM.

Baca Juga: Jumlah Pemudik Tahun Ini Alami Penurunan, Rano Karno: Mungkin Saja Karna Ekonomi

Sebelumnya, Korlantas Polri juga akan kembali melakukan rekayasa lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025 ini.

Salah satu rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat arus balik Lebaran, yaitu One Way atau lalu lintas satu arah.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan bahwa ada dua skema One Way Lokal pada arus balik lebaran.

Yakni dari Gerbang Tol Cikampek Utama atau Kilometer 70 ke arah Timur dan dari Gerbang Tol Kalikangkung ke arah Barat.

"Kita juga akan lakukan One Way Lokal. One Way Lokal itu nanti ada beberapa tahap. Kita mulai dari kilometer 70 ke arah timur, bisa juga nanti dari Kalikangkung ke arah barat," kata Irjen Agus.

Namun demikian, lanjut Irjen Agus, pemberlakukan One Way Lokal ini bersifat situasional, bergantung pada kepadatan kondisi arus lalu lintas.

"Jadi situasional, karena memang pak Menteri mengharapkan kepada para arus balik nanti agar bisa mengatur keberangkatannya," katanya.

Baca Juga: Rapper Korea Jay Park Bakal Konser di Jakarta pada 12 Juli 2025, Cek Lokasinya di Sini!

Irjen Agus menambahkan, penerapan One Way Lokal ini akan disesuaikan dengan puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 2025.

"Nanti akan kita lihat situasinya, kira-kira puncak arus baliknya tanggal berapa. Nanti kita akan lakukan langkah-langkah strategis supaya mengurai arus balik yang kembali ke Jakarta," ucapnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.