Mata Pelajaran AI dan Coding Siap Diterapkan di Jenjang Pendidikan SD Hingga SMA, Abdul Mu'ti: Sudah Siap Terbit

AKURAT JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah baru-baru ini buat peraturan baru terkait penerapan mata pelajaran Coding dan Kecerdasan Buatan (AI).
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti mengungkap bahwa penerapan mata pelajaran coding dan AI tersebut sudah disepakati dan menunggu terbitnya Peraturan Menteri.
"Kami sudah menyelesaikan naskah akademik dan juga capaian pembelajaran untuk mata pelajaran Coding dan Kecerdasan Buatan. Sekarang sudah dalam proses menunggu diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah," katanya mengutip ANTARA pada Selasa (29/4).
Baca Juga: KSAL Curhat ke DPR, TNI AL Punya Tunggakan Pembayaran BBM Senilai Triliunan Rupiah ke Pertamina
Adapun katanya, penerapan mata pelajaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadapi tantangan dalam digitalisasi dunia pendidikan.
Dimana dalam penerapannya, mata pelajaran coding dan AI akan diberikan sebagai mata pelajaran pilihan bagi siswa SD, SMP hingga SMA.
Hanya saja, Mu'ti menegaskan bagi jenjang pendidikan sekolah dasar, baru akan diberikan pada kelas 5 SD.
Baca Juga: Rupiah Menguat Usai Trump Kurangi Tarif Otomotif
Sementara itu, rencana penerapan mata pelajaran coding dan AI akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026.
Yang tentunya akan dilakukan disekolah yang sudah memenuhi kriteria.
Tak hanya menyiapkan dari segi ajaran, Abdul Mu'ti juga akan mengadakan pelatihan bagi para guru agar siap mengajarkan materi coding dan AI di kelas.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Dituding Settingan Usai Debat dengan Aura, Remaja Putri yang Diduga Pemain Sinetron
Abdul Mu'ti berharap bahwa penerapan Coding dan AI, tak hanya mampu mencakup aspek teknis melainkan juga etika dan karakter yang berisi keshalehan dalam berdigital.
"Mereka tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tapi juga menggunakannya dengan cara yang bijak, dengan cara yang baik," tegasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








