Wacana Vasektomi Sebagai Syarat Penerima Bansos, Menko PM: Tidak Boleh Buat Aturan Sendiri

AKURAT JAKARTA - Pasca viralnya rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait KB vasektomi sebagai syarat penerima bansos.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar merespons adanya wacana pembagian bansos tersebut.
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengungkap bahwa tidak ada vasektomi sebagai syarat menerima beasiswa dan bantuan sosial pemerintah provinsi lainnya.
Baca Juga: MUI Jawa Barat Sebut Hukum Vasektomi Haram
"Enggak ada, enggak ada syarat itu (vasektomi)," katanya.
Muhaimin juga menegaskan bahwasannya aturan terkait syarat bansos tidak bisa dibuat sendiri.
Sehingga kemungkinan pemberlakuan vasektomi tidak bisa dilakukan secara sepihak.
"Tidak boleh bikin aturan sendiri," tegasnya lagi.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengatakan rencananya untuk menetapkan syarat penerima bansos bagi keluarga miskin.
Dimana rencana tersebut dibuat sebagai salah satu solusi dari pemerintah untuk tidak terfokus pada satu keluarga saja, yang diharapkan pembagian bantuan tersebut jauh lebih merata.
Oleh karena itu, KDM akan segera mengintegrasikan seluruh bantuan pemerintah dengan KB.
Baca Juga: Pria 21 Tahun Asal Jepara Jawa Tengah Jadi Pelaku Predator Seks, Korban 31 Anak Dibawah Umur
"Jangan sampai kesehatannya dijamin, kelahirannya dijamin, tetapi negara menjamin keluarga itu-itu juga. Yang dapat beasiswa , yang bantuan melahirkan, perumahan keluarga, bantuan nontunai keluarga dia. Nanti uang negara mikul di satu keluarga," jelasnya.
"Jadi ketika nanti kami menurunkan bantuan, dicek terlebih dahulu. Sudah ber KB belum? Kalau sudah ber KB boleh terima bantuan. Jika belum ber KB, KB dahulu. KB-nya harus KB laki-laki, KB pria, ini serius," katanya lagi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





