Tak Hanya Indonesia, Negara Ini Juga Selidiki Aplikasi Pemindai Retina Worldcoin

AKURAT JAKARTA - Worldcoin, aplikasi yang terkait dengan bos ChatGPT, Sam Altman, telah menjadi sorotan beberapa negara karena masalah privasi dan keamanan data.
Dimana beberapa waktu lalu, Indonesia juga telah membekukan sementara layanan World App dan Worldcoin, lantaran adanya laporan masyarakat terkait aplikasi tersebut.
Belum lagi, Menteri Komdigi, Meutya Hafid mengungkapkan bahwa perusahaan akan dipanggil minggu depan untuk melakukan klarifikasi.
Baca Juga: Viral, Pindai Retina Bisa Dapat Rp800 Ribu, World App Dibekukan Kemkomdigi Sementara
Usai diketahui aplikasi tersebut belum mengantongi TPDSE dan belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).
Pencegahan ini rupanya tak hanya dilakukan di Indonesia, beberapa negara lain juga diketahui menolak adanya aplikasi pemindai retina mata serupa yang mengintai data pribadi banyak orang.
Beberapa negara seperti Jerman, Kenya, Prancis, Inggris dan Singapura, telah melakukan investigasi atau menolak keberadaan Worldcoin.
Baca Juga: Jakarta Didesak Segera Terapkan Sistem Digitalisasi dan Pembayaran Parkir Non Tunai
Risiko Aplikasi Pindai Bola Mata
Penggunaan data biometrik, seperti iris, membawa risiko yang lebih besar dibandingkan kata sandi karena bersifat permanen dan tidak dapat diubah jika terjadi kebocoran.
Ancaman kebocoran data biometrik juga nyata, seperti yang terjadi pada 2015 ketika data sidik jari lebih dari lima juta pegawai pemerintah Amerika Serikat bocor akibat peretasan.
Potensi penyalahgunaan data biometrik juga dapat terjadi, terutama jika data digunakan tanpa persetujuan untuk pengawasan massal oleh pihak tertentu.
Beberapa kota besar telah mengintegrasikan teknologi pengenalan wajah ke dalam sistem pengawasan publik, memicu debat mengenai batas perlindungan privasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




