Gubernur Pramono Izinkan Nobar Piala Dunia 2026 di Fasilitas Pemprov Jakarta, Ingatkan ASN Asal Tak Ganggu Jam Kerja

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di sejumlah fasilitas milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Namun, ia mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu jam kerja, terutama bagi aparatur sipil negara (ASN).
Menurut Pramono, sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan organisasi perangkat daerah (OPD) telah mengajukan permohonan untuk menggelar siaran langsung pertandingan Piala Dunia.
Baca Juga: HUT Jakarta ke-499 Hadirkan MRT Gratis, Begini Cara Naiknya untuk Pemula
"Banyak BUMD kita dan OPD-OPD sudah meminta untuk diperbolehkan melakukan siaran langsung Piala Dunia," kata Pramono kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Meski demikian, ia menilai terdapat tantangan tersendiri karena sebagian besar pertandingan berlangsung pada jam kerja.
"Problemnya adalah karena harinya, jamnya itu jam orang bekerja. Yang paling penting, jangan sampai kemudian mengganggu orang yang sedang bekerja. Karena jamnya adalah jam orang bekerja," ujarnya.
Pramono menjelaskan sebagian besar pertandingan digelar pada pagi hingga siang hari, sehingga perlu pengelolaan yang baik agar antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia tidak berdampak pada produktivitas kerja.
"Kebanyakan jam 9, jam 10, jam 11, sehingga ini menjadi persoalan tersendiri kalau tidak dikelola secara baik," ucapnya.
Meski demikian, Pemprov DKI pada prinsipnya memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.
"Tetapi secara prinsip, saya akan memberikan ruang. Apa pun masyarakat ataupun ASN ataupun publik juga perlu untuk memanfaatkan Piala Dunia," katanya.
Mantan Sekretaris Kabinet RI itu menilai gelaran Piala Dunia kali ini memiliki daya tarik lebih karena tidak hanya menyuguhkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menghadirkan dinamika global yang menarik perhatian publik.
"Menurut saya menjadi semakin menarik karena tidak semata-mata persoalan bola, tetapi ketika geopolitik yang seperti ini sehingga dengan demikian menjadi lebih menarik," tuturnya.
Diketahui, Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar sepanjang sejarah sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya, ajang empat tahunan ini diikuti oleh 48 negara peserta dan diselenggarakan bersama oleh tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Berdasarkan jadwal resmi FIFA, Piala Dunia 2026 berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Sebanyak 104 pertandingan akan dimainkan di 16 kota penyelenggara yang tersebar di tiga negara tersebut.
Laga pembuka akan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada 11 Juni 2026. Sementara partai final dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 untuk menentukan juara dunia yang baru. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





