Gerak Cepat, Jaringan BBM B50 Sudah Tembus Lebih dari Separuh Indonesia

AKURAT JAKARTA - Penyerapan bahan bakar ramah lingkungan jenis baru, B50, terus bergerak cepat di lapangan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 57,6 persen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di tanah air yang resmi menyalurkan biodiesel B50.
Secara volume, B50 kini sudah mengisi lebih dari separuh total konsumsi solar nasional.
Data Kementerian ESDM mencatat sebanyak 3.696 SPBU Biosolar sudah mulai mendistribusikan B50.
Sementara itu, sisanya sekitar 2.716 SPBU masih dalam proses menyalurkan varian lama, yakni B40.
Pemerintah sendiri sengaja memberikan kelonggaran lewat masa transisi agar para pengusaha BBM bisa menghabiskan sisa stok B40 mereka terlebih dahulu.
Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026, batas waktu yang diberikan adalah sampai 30 September 2026.
Targetnya, begitu tanggal tersebut lewat, penyaluran B50 langsung dipatok tembus 100 persen di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Mengenal B50, BBM Sawit yang Resmi Diluncurkan Pemerintah
Wilayah Jawa Hampir Rampung, Papua-Maluku Menyusul
Untuk urusan infrastruktur pasokan, Pertamina sudah mengaktifkan 44 dari total 121 terminal BBM yang mereka miliki untuk mendistribusikan B50.
Fasilitas ini meliputi depot, terminal transit, hingga sistem pengapalan ship-to-ship.
Meski begitu, grafik penyebaran B50 di tiap daerah saat ini memang belum merata:
Pulau Jawa (Tercepat): Wilayah Jawa Bagian Barat dan Tengah mencatatkan angka paling tinggi. Seluruh terminal BBM di sana sudah siap 100 persen, sehingga distribusi B50 di SPBU Jawa Barat sudah menyentuh 96,1 persen dan Jawa Tengah mencapai 95,1 persen. Untuk wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, angkanya berada di kisaran 73,3 persen.
Pulau Sumatera: Daerah Sumatera bagian utara sudah mengamankan penyaluran di angka 63,6 persen SPBU, sedangkan wilayah Sumatera bagian selatan baru menyentuh 11 persen.
Kalimantan, Papua, dan Maluku: Wilayah Kalimantan saat ini baru menyalurkan B50 di 3 persen SPBU. Sementara itu, wilayah Papua dan Maluku menjadi satu-satunya daerah yang belum tersentuh penyaluran B50 sama sekali dan masih menunggu giliran distribusi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






