Kepala BGN Ancam Copot ASN Pelanggar SOP Program MBG

AKURAT JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sanksi pemecatan hingga proses hukum siap dijatuhkan, sekalipun pelaku berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Semua pelanggaran ini kita lihat kadarnya. Manakala itu memang melanggar hukum dan terbukti secara investigasi, kita tidak segan untuk copot dan berhentikan status ASN PPPK-nya," tegas Sudaryono di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Baca Juga: Alasan Presiden Prabowo Pilih Sudaryono Pimpin BGN Gantikan Nanik
Sudaryono menjelaskan bahwa Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti lalai atau curang dapat diberhentikan secara tidak hormat melalui mekanisme Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Selain sanksi administratif kepegawaian, BGN juga tidak menutup kemungkinan untuk menyerahkan berkas hasil investigasi internal kepada pihak kepolisian atau aparat penegak hukum.
Terutama jika kelalaian tersebut membahayakan keselamatan para penerima manfaat MBG.
Memasuki hari kesembilan menjabat sebagai Kepala BGN, Sudaryono memfokuskan kinerjanya pada pembenahan sistem dan tata kelola operasional demi memperkecil celah penyimpangan di lapangan.
Penyempurnaan Prosedur: Pengetatan seluruh Standard Operating Procedure (SOP), mulai dari manajemen rantai pasok (supply chain) hingga tata cara pembelanjaan bahan baku makanan.
Pengawasan Lapangan: Penindakan terhadap oknum SPPG nakal yang terbukti mangkir dari tugas di Dapur Pelayanan atau mengabaikan prosedur operasional standar.
Ia menegaskan, kepatuhan dan kedisiplinan penuh terhadap SOP di Dapur Pelayanan merupakan harga mati guna meminimalisir serta mencegah risiko terjadinya insiden keracunan makanan pada anak-anak sekolah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 4Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor RC Lens vs Sporting CP di UCL, 13 Oktober 2026: Rekor Kandang Les Sang et Or Diuji The Lions
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha di UCL, 13 Oktober 2026: Mampukah Rekor Kandang Tuan Rumah Menjadi Pembeda?
- 8Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







