BGN Ancam Pangkas Insentif Dapur MBG Rp6 Juta Per Hari Jika Kualitas Pangan Mandek

AKURAT JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) memberi peringatan keras kepada pengelola fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dimana insentif tetap sebesar Rp 6 juta per hari yang diberikan BGN akan dipangkas jika dapur MBG tidak dijaga sesuai standar kualitas dan keamanan pangan.
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa insentif fasilitas SPPG ini adalah pembayaran tetap sebagai kompensasi atas ketersediaan fasilitas yang menjamin kesiapsiagaan, dan tidak bergantung pada jumlah porsi yang dilayani.
“Mereka akan menilai dapur-dapur anda dengan adil. Kalau ternyata dapur anda tidak sesuai standar, atau nilainya rendah, insentif fasilitas akan dipangkas. Jangan sembarangan,” katanya.
Baca Juga: Akses Logistik Kembali Normal, TNI Dikerahkan Penuh Percepat Perbaikan Jembatan di Aceh
Nanik mengakui bahwa pemberian insentif tetap ini menimbulkan kecemburuan di kalangan mitra dan yayasan.
Ia mencontohkan, mitra yang membangun dapur luas merasa diperlakukan tidak adil karena insentifnya disamakan dengan dapur yang kurang dari standar.
Meskipun BGN memastikan tim appraisal independen akan bekerja secara adil, Nanik memperingatkan SPPG untuk tidak lalai.
Ia mengkritik adanya kelalaian operasional yang menunjukkan minimnya tanggung jawab
Baca Juga: Lega! Petani Korban Bencana Aceh Dipastikan Bebas Utang KUR
"Anda jangan keenakan dengan insentif besar ini. Sudah dapat insentif Rp 6 juta per hari kok malah ongkang-ongkang. Blender rusak nggak mau ganti...".
Untuk mencegah insiden keamanan pangan, Nanik menegaskan bahwa insentif tersebut diberikan karena SPPG wajib mengelola fasilitas sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN, Eny Indarti, menambahkan bahwa besaran insentif Rp 6 juta per hari ini berlaku untuk dua tahun pertama, setelah itu akan dievaluasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 4Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor RC Lens vs Sporting CP di UCL, 13 Oktober 2026: Rekor Kandang Les Sang et Or Diuji The Lions
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha di UCL, 13 Oktober 2026: Mampukah Rekor Kandang Tuan Rumah Menjadi Pembeda?
- 8Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







