Jakarta

Gonzaga Festival 2026: Ketika Panggung Sekolah Menjadi Tempat Belajar Kehidupan

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 September 2026, 21:15 WIB
Gonzaga Festival 2026: Ketika Panggung Sekolah Menjadi Tempat Belajar Kehidupan
Gonzaga Festival 2026 dan cerita di balik layar. - gonzfest.gonzaga.sch.id

AKURAT JAKARTA - Gonzaga Festival 2026 bukan sekadar panggung untuk mempertontonkan kemampuan siswa SMA Kolese Gonzaga.

Di balik berbagai perlombaan dan pertunjukan yang digelar pada 19–26 September 2026, terdapat proses panjang yang membuat siswa belajar menghadapi tantangan secara langsung.

Mengusung tema “Menembus Rintangan, Mengejar Harapan”, festival ini menempatkan siswa sebagai pemeran utama.

Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta atau penonton, tetapi terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Peran tersebut membuat festival menjadi ruang belajar yang berbeda dari aktivitas di dalam kelas.

Siswa dituntut untuk mengubah gagasan menjadi karya, berkoordinasi dengan orang lain, menyelesaikan persoalan, sekaligus bertanggung jawab terhadap hasil yang mereka kerjakan.

Belajar dari proses, bukan hanya hasil

Salah satu hal yang menonjol dalam Gonzaga Festival 2026 adalah penekanan terhadap proses.

Sebuah penampilan yang terlihat sempurna di atas panggung tidak muncul begitu saja.

Ada latihan, kesalahan, evaluasi, perbaikan, hingga keputusan untuk mencoba kembali.

Baca Juga: Pencurian 9 Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan Berhasil Digagalkan, KAI Ungkap Risikonya Jika Sampai Hilang

Proses tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman siswa.

Mereka belajar bahwa sebuah karya tidak selalu langsung berhasil dan bahwa menghadapi kegagalan merupakan bagian dari perjalanan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

Berbagai kegiatan akademik, seni, olahraga, hingga pertunjukan menjadi wadah bagi siswa untuk mencoba kemampuan masing-masing.

Mereka juga belajar bekerja bersama karena keberhasilan sebuah acara tidak hanya bergantung pada satu orang.

Hal itu terlihat dari keterlibatan siswa dalam berbagai proses kreatif.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.