Jakarta

Guru Indonesia Dibutuhkan di Perkebunan Sawit Malaysia, Ada 132 Formasi CLC 2026

Anggerhana Denni Rahmawati | 21 September 2026, 18:15 WIB
Guru Indonesia Dibutuhkan di Perkebunan Sawit Malaysia, Ada 132 Formasi CLC 2026
Ilustrasi guru yang sedang mengajar. - Magnific

AKURAT JAKARTA - Kesempatan mengajar di luar negeri kembali terbuka bagi guru Indonesia.

Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka rekrutmen 132 pendidik tetap untuk Community Learning Center (CLC) Indonesia di Malaysia.

Lowongan ini tidak hanya menawarkan pengalaman mengajar di negara lain.

Para guru yang terpilih nantinya akan berperan dalam mendukung pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI), terutama mereka yang tinggal di kawasan perkebunan kelapa sawit.

CLC menjadi tempat belajar bagi anak-anak PMI pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Lembaga pendidikan tersebut berada di bawah pengelolaan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) sebagai sekolah induk.

Dalam menjalankan kegiatan pendidikan, CLC bekerja sama dengan Perwakilan Republik Indonesia di Kota Kinabalu, Kuching, dan Tawau.

Guru dibutuhkan untuk wilayah Sabah dan Sarawak

Rekrutmen pendidik tetap CLC 2026 mencakup dua wilayah di Malaysia, yaitu Sabah dan Sarawak.

Formasi yang tersedia meliputi sejumlah mata pelajaran yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak PMI.

Baca Juga: Bongkar! Sudah Disegel Tapi Masih Dibangun, DPRD DKI Minta Pemprov Tindak Tegas Lapangan Padel di Meruya Langgar PBG

Berikut rincian formasi yang tercantum dalam informasi rekrutmen:

Wilayah

Mata pelajaran

Formasi

Sabah

Bahasa Indonesia

7

Sabah

Bahasa Inggris

11

Sabah

Teknik Informatika

3

Sarawak

Bahasa Indonesia

1

Sarawak

Teknik Informatika

1

Data formasi tersebut menunjukkan kebutuhan pendidik pada bidang Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Teknik Informatika.

Penempatan guru nantinya berkaitan dengan kebutuhan pendidikan di wilayah kerja CLC masing-masing.

Bagi anak-anak PMI, keberadaan CLC menjadi bagian penting dalam memperoleh layanan pendidikan selama orang tua mereka bekerja di Malaysia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.