Sebanyak 3,13 Juta Mahasiswa Indonesia Kuliah di Bidang Pendidikan, Sementara MIPA Cuma 180 Ribu

AKURAT JAKARTA - Pilihan bidang studi mahasiswa Indonesia menunjukkan kesenjangan yang cukup mencolok.
Dari 11,5 juta mahasiswa yang tercatat dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), sebanyak 3,13 juta di antaranya mengambil program studi di bidang pendidikan.
Jumlah tersebut menjadikan pendidikan sebagai bidang ilmu dengan mahasiswa terbanyak di Indonesia.
Angkanya bahkan jauh meninggalkan teknik yang memiliki sekitar 1,69 juta mahasiswa.
Di sisi lain, bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) justru memiliki jumlah mahasiswa yang relatif kecil, yakni sekitar 180 ribu orang.
Data tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam pembukaan Konvensi Pendidikan Indonesia XII Tahun 2026 di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, 2 Oktober 2026.
"Teknik itu hanya 1,69 juta. Selanjutnya turun-turun (jumlahnya), MIPA (matematika dan ilmu pengetahuan alam) lebih kecil lagi 180 ribu (mahasiswa)," ujar Brian dalam tayangan ulang acara tersebut.
Pendidikan jauh meninggalkan bidang teknik dan sains
Jika melihat persebaran mahasiswa berdasarkan bidang ilmu, pendidikan menempati posisi teratas dengan 3,13 juta mahasiswa.
Setelah itu terdapat bidang sosial dengan 2,12 juta mahasiswa dan ekonomi sebanyak 2,09 juta mahasiswa.
Baca Juga: Tanjung Lesung Siapkan Wisata Skydiving, Bakal Ada Landing Zone 9 Hektare Rencananya
Teknik berada di urutan berikutnya dengan 1,69 juta mahasiswa, disusul kesehatan sebanyak 1,16 juta mahasiswa.
Sementara itu, bidang yang berkaitan dengan sains murni memiliki jumlah mahasiswa jauh lebih sedikit.
Pertanian tercatat memiliki 487 ribu mahasiswa, humaniora 220 ribu, MIPA 180 ribu, dan seni menjadi bidang dengan jumlah mahasiswa paling sedikit dalam daftar tersebut, yakni 118 ribu.
Gambaran tersebut menunjukkan bahwa minat mahasiswa masih sangat terkonsentrasi pada sejumlah bidang tertentu.
Dari total 11,5 juta mahasiswa, lebih dari seperempatnya berada di bidang pendidikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 6Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 7Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







