Jakarta

Kurangi Macet di Perintis Kemerdekaan, Jalan Tembusan Kelapa Gading-Pulo Gadung Ditargetkan Rampung 2027

Laode Akbar | 9 Oktober 2026, 15:37 WIB
Kurangi Macet di Perintis Kemerdekaan, Jalan Tembusan Kelapa Gading-Pulo Gadung Ditargetkan Rampung 2027
Gubernur Pramono beserta jajaran meninjau pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. (Dok. Pemprov DKI)

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung sepanjang 1,8 kilometer rampung pada 2027.

Jalan ini disiapkan sebagai akses alternatif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan sekaligus memperkuat konektivitas Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau pembangunan jalan tersebut pada Jumat (9/10/2026).

Baca Juga: Jetour T2 i-DM Segera Tarik Perhatian Indonesia, SUV Berdesain Off-Road Tegas dengan Proporsi Kokoh dan Ban Serep Ikonik

Ia meminta Dinas Bina Marga memprioritaskan penyelesaian proyek infrastruktur yang belum tuntas, tetapi bermanfaat besar bagi masyarakat.

"Tempat-tempat yang belum selesai dan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan kota, terutama transportasi, harus kita prioritaskan untuk diselesaikan. Termasuk jalan ini dan jalan di Pasar Minggu, karena memang dibutuhkan oleh masyarakat," ujar Pramono.

Jalan tembus tersebut menghubungkan kawasan Rumah Sakit Gading Pluit dengan Terminal Pulo Gadung.

Jalur tersebut juga menjadi bagian dari konektivitas kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta.

Pembangunan jalan ini telah direncanakan sejak 2006 dan mulai dikerjakan pada 2009. Pemprov DKI kini menargetkan proyek tersebut rampung sepenuhnya pada 2027.

Baca Juga: Pungutan PMI Sudah Terjadi Sejak 2025, Anggota DPRD Ini Nilai Gubernur Pramono Lambat Tangani

Pramono meminta jajaran terkait memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana agar jalan tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Selain menyelesaikan jalan tembus, Pemprov DKI juga menyiapkan penataan infrastruktur di kawasan Kelapa Gading, termasuk fasilitas sosial dan fasilitas umum yang telah diserahkan kepada pemerintah daerah.

Perbaikan turut menyasar sejumlah ruas jalan yang rusak atau bergelombang, termasuk di sekitar Bundaran Kelapa Gading.

"Dengan penataan ini, mudah-mudahan Jakarta menjadi semakin baik dan juga kemacetan di Jakarta juga berkurang secara signifikan," kata Pramono.

Baca Juga: Pungutan PMI Sudah Terjadi Sejak 2025, Anggota DPRD Ini Nilai Gubernur Pramono Lambat Tangani

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan sebagian ruas Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung sudah dapat digunakan secara terbatas.

Ruas yang telah selesai dimanfaatkan untuk mendukung pergerakan kendaraan, terutama dari arah barat menuju utara, dengan pengaturan lalu lintas dua arah.

"Secara fungsi sebenarnya sudah berfungsi. Namun, untuk beroperasi 100 persen sesuai dengan perencanaan, targetnya pada tahun depan," jelas Heru. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.