Jakarta

Bukan Sekadar Medali, Perjalanan 5 Siswa Indonesia ke Olimpiade Astronomi Dunia Dimulai dari OSN

Anggerhana Denni Rahmawati | 9 Oktober 2026, 20:45 WIB
Bukan Sekadar Medali, Perjalanan 5 Siswa Indonesia ke Olimpiade Astronomi Dunia Dimulai dari OSN
Lima siswa Indonesia raih prestasi di IOAA 2026. - Kemendikasmen

AKURAT JAKARTA - Lima siswa Indonesia berhasil membawa pulang penghargaan dari International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2026 di Hanoi, Vietnam.

Diikuti 320 peserta dari 66 negara, kompetisi ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menguji kemampuan astronomi dan astrofisika di tingkat dunia.

Namun, pencapaian tersebut tidak diraih dalam waktu singkat.

Sebelum mewakili Indonesia, kelima siswa harus melewati seleksi mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang astronomi, dilanjutkan dengan pembinaan dan seleksi bertahap.

Proses panjang inilah yang menjadi bagian penting dari keberhasilan mereka.

Medali yang dibawa pulang bukan hanya hasil kemampuan akademik, tetapi juga buah dari persiapan, latihan, dan pengalaman menghadapi persaingan.

Berawal dari OSN, Berlanjut ke Kompetisi Dunia

Lima siswa yang menjadi delegasi Indonesia adalah Muhammad Zhafif dari SMAS Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan; Khalil Azyumardi Abnel dari MAN 1 Pekanbaru; Yugo Deandra Wirayudha dari SMA Negeri 1 Purwokerto; Muhammad Bagir dari SMA Negeri 8 Jakarta; serta Muhammad Faiz Rahman dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan, Sukabumi.

Dari kompetisi tersebut, Zhafif, Khalil, dan Yugo masing-masing meraih medali perunggu.

Bagir memperoleh penghargaan Honorable Mention, sedangkan Faiz menjadi bagian dari tim pemenang kompetisi poster melalui karya berjudul “VGOS in SEA, and the FUTURE of HUMANKIND.”

Baca Juga: Transit 6 Jam Tak Harus Membosankan, Thailand Ubah Penumpang Pesawat Jadi Calon Wisatawan

Hasil ini menunjukkan bahwa prestasi di tingkat internasional tidak hanya diukur melalui medali.

Penghargaan khusus dan kemampuan menyampaikan gagasan ilmiah melalui poster juga menjadi bagian dari pencapaian para peserta.

Pembinaan Menjadi Bekal Menghadapi Persaingan Global

Bagi Zhafif, perjalanan dari OSN hingga IOAA memberikan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar mengikuti perlombaan.

Ia memperoleh ilmu, kesempatan bertemu peserta dari berbagai negara, sekaligus pengalaman yang membantu membentuk karakternya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.