Jakarta

Jarum Suntik Bekas Bisa Membahayakan Nakes, Mahasiswa UMS Kembangkan Alat Pemusnah Portabel

Anggerhana Denni Rahmawati | 18 Oktober 2026, 18:15 WIB
Jarum Suntik Bekas Bisa Membahayakan Nakes, Mahasiswa UMS Kembangkan Alat Pemusnah Portabel
Mahasiswa UMS rancang NECIS, inovasi untuk mendukung keamanan limbah medis. - ums.ac.id

AKURAT JAKARTA - Jarum suntik bekas bukan sekadar limbah medis yang harus dibuang setelah digunakan.

Jika penanganannya tidak tepat, benda tajam tersebut dapat menimbulkan cedera akibat tertusuk jarum atau needle stick injury (NSI) yang berisiko menyebabkan penularan penyakit.

Persoalan keselamatan inilah yang mendorong lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Needle Crusher Integrated System (NECIS).

Inovasi berupa prototipe pemusnah jarum suntik portabel ini dirancang untuk mendukung keamanan pengelolaan limbah medis melalui sejumlah teknologi yang terintegrasi.

Berkat pengembangan tersebut, Tim NECIS berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Universitas Diponegoro (UNDIP) pada 2–7 November 2026.

Berangkat dari Kekurangan Alat yang Sudah Ada

Ketua Tim NECIS, Daffa Satria Nugraha, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro angkatan 2024, menjelaskan bahwa gagasan tersebut muncul setelah tim mengamati alat penghancur jarum yang telah tersedia di pasaran.

Menurut Daffa, masih ada alat yang hanya menghancurkan ujung atau sebagian jarum dan belum dilengkapi fungsi disinfeksi.

“Awalnya, kami melihat alat-alat penghancur jarum yang ada di pasaran. Ternyata, masih ada beberapa kekurangan, seperti hanya menghancurkan ujung jarum atau sebagian saja, serta belum dilengkapi fungsi disinfeksi,” ungkap Daffa pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengamatan tersebut menjadi titik awal pengembangan NECIS.

Baca Juga: 63 Ribu Balita Terserang ISPA di Tengah Karhutla, Kabut Asap Jadi Ancaman bagi Anak

Tim berupaya merancang perangkat berukuran relatif kecil yang menggabungkan beberapa fungsi untuk mendukung proses pemusnahan dan pemantauan jarum suntik bekas.

Meski demikian, kemampuan alat dalam menghancurkan jarum, melakukan disinfeksi, dan menjaga keamanan pengguna tetap perlu dibuktikan melalui pengujian teknis sesuai standar keselamatan serta pengelolaan limbah medis.

Menggabungkan Penghancuran Jarum dan Pemantauan IoT

NECIS dikembangkan dengan mengintegrasikan tiga pendekatan teknologi. Pertama, rotary shredder digunakan untuk menghancurkan jarum.

Kedua, magnetic segregation diterapkan untuk mendukung pemisahan material.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.