Sejarah Jakarta: Asal Usul Koja dari Pohon dan Keberadaan Orang Khoja

AKURAT JAKARTA - Koja merupakan kecamatan yang cukup populer dan strategis di wilayah administrasi Kota Jakarta Utara.
Koja memiliki luas wilayah sekitar 13,21 km2 dan terdiri dari enam kelurahan di dalamnya.
Dijelaskan bahwa ada 2 versi yang mengisahkan kenapa kawasan tersebut kemudian dinamakan Koja.
Pertama,ada yang mengatakan bahwa dulu di kawasan ini banyak tumbuh pohon koja sejenis pohon ambon.
BACA JUGA: Jangan Terlewat! Ini Jadwal Pameran Gratis di Gedung Tertinggi di Indonesia
Pohon koja tersebut ada yangtumbuh secara alami, namun banyak pula pohon yang sengaja ditanam oleh masyarakat.
Maka dari itu, karena banyaknya pohon koja yang tumbuh, kawasan tersebut kemudian disebut Koja oleh masyarakat.
Versi kedua menyebutkan bahwa kawasan ini pernah dihuni oleh orang-orang Khoja asal India.
Mereka tinggal di sana selama puluhan tahun hingga memiliki anak dan cucu serta komunitas.
Pernyataan ini berhubungan dengan sejarah yang menyebut bahwa dahulu kala para pedagang Madagaskar yang datang ke nusantara dan singgah di Batavia.
BACA JUGA: Catat! Ini Jadwal Konser Gratis Weekend Ini di Jakarta, Ada Marion Jola hingga Kunto Aji
Orang-orang Khoja tersebut singgah di sana selama bertahun-tahun hingga mereka mempunyai anak dan cucu.
Jumlah mereka cukup dominan dan banyak di kalangan masyarakat pribumi yang juga mendiami kawasan tersebut saat itu.
Karena itulah tempat ini dikenal sebagai basis masyarakat Khoja. Sampai saat ini, daerah tersebut disebut Koja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





