Kisah Nabi yang Menjomblo Seumur Hidup, Dibunuh Karena Melarang Raja Menikahi Anak Tirinya

AKURAT JAKARTA - Umat Islam wajib mengimani 25 Nabi dan Rosul. Salah satu Nabi yang wajib diyakini keberadaannya adalah Nabi Yahya.
Nabi Yahya adalah putra semata wayang dari Nabi Zakaria. Bahkan, kelahiran Nabi Yahya merupakan salah satu mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Zakaria.
Sebab, saat itu Nabi Zakaria dan istrinya sudah berusia lanjut. Namun keduanya belum mempunya anak. Bahkan, istrinya sudah divonis mandul.
Di saat kondisi usia senja tersebut, Nabi Zakaria berdoa kepada Allah, memohon agar diberikan keturunan. Allah pun mengabulkan doa Nabi Zakaria.
Mengutip dari buku Cerita 25 Nabi & Rasul karya Irsyad Zulfahmi, Nabi Yahya telah dikaruniai hikmah oleh Allah SWT sejak kecil.
Hal ini dikisahkan dalam Al-Qur'an surat Maryam ayat 12, Allah SWT berfirman yang artinya: "Hai Yahya, ambillah Al-Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak." (QS Maryam: 12).
Baca Juga: Jangan Lewatkan Event Lari Marathon Terbesar di Indonesia, BTN Jakarta Run 2023
Di masa kecilnya, Nabi Yahya AS sudah tampak lebih pandai dan tajam pemikirannya dari kebanyakan anak-anak seusianya.
Nabi Yahya kemudian tumbuh menjadi anak yang cerdas, berperilaku baik, pandai menahan hawa nafsu, hingga diangkat menjadi nabi untuk menggantikan tugas dakwah ayahnya.
Nabi Yahya berdakwah kepada Bani Israil, yang kala itu berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Romawi.
Mayoritas kaum Bani Israil saat itu, tidak lagi menjadikan Allah SWT sebagai Tuhan dan sesembahan. Orang-orang beriman jumlahnya tinggal sedikit.
Karena sibuk berdakwah dan beribadah kepada Allah, sampai-sampai Nabi Yahya tidak menikah alias menjomblo. Bahkan hingga meninggal dunia, Nabi Yahya tidak menikah.
Hal ini disebutkan dalam beberapa tafsir Al-Qur'an dalam surat Ali Imran ayat 39:
Artinya: "Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan sholat di mihrab (katanya): 'Sesungguhnya, Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu Yahya), yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi panutan, berkemampuan menahan diri (dari hawa nafsu), dan seorang nabi di antara orang-orang saleh." (QS Ali Imran: 39).
Baca Juga: Resep Daifuku Mochi Strawberry yang Lagi Viral, Cocok untuk Ide Jualan
Melalui ayat tersebut, Allah SWT memuji Nabi Yahya AS dengan empat sifat terpuji, yakni sebagai panutan, seorang yang hashur, seorang nabi, dan orang yang soleh.
Kata 'hashur' yang disebutkan dalam ayat ini, yaitu bermakna orang yang menahan diri dari hawa nafsu atau hubungan seksual.
Disebutkan dalam buku Para Ulama dan Intelektual yang Memilih Menjomblo, KH Husein Muhammad mengartikan kata hashur sebagai orang yang tidak tertarik kepada perempuan, meskipun ia sehat secara seksual.
Namun, hashur bukan berarti menjadi kelemahan yang dimiliki oleh Nabi Yahya. Sebab, dalam agama tidak diperbolehkan menyematkan suatu aib dalam pujian.
Syaikh Hamid Ahmad Ath-Thahir Al-Basyuni dalam buku Kisah-Kisah dalam Al-Qur'an menerangkan bahwa sifat Nabi Yahya yang mampu menahan diri dari hawa nafsu tersebut bukan berarti tidak menginginkan wanita, tetapi ia terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.
Dalam kisah hidupnya, wafatnya Nabi Yahya AS disebabkan karena menegakkan syariat dengan menentang Raja Romawi bernama Herodes yang hendak menikahi anak tirinya yang bernama Herodia.
Pernikahan yang hendak dilakukan Raja Herodes tersebut merupakan bentuk perkawinan yang terlarang di dalam kitab taurat. Nabi Yahya AS pun dengan lantang menyatakan apa yang akan diberbuat Herodes termasuk sebuah kesalahan.
Raja Herodes tentu murka mendengar kecaman dari Nabi Yahya hingga berniat menangkap dan menjatuhkan hukuman terberatnya. Ia kemudian memerintahkan kepada para prajuritnya untuk menangkap dan membunuh Nabi Yahya.
Pernikahan antara Raja Herodes dan putrinya, Herodia sudah mendapatkan persetujuan dari istri Herodes yang juga merupakan ibu Herodia. Oleh sebab itu, tidak ada lagi orang yang berani untuk mengungkapkan ketidaksetujuannya.
Namun berbeda dengan ayahnya, Herodia justru berusaha merayu Nabi Yahya dengan kecantikan dan kemolekan tubuhnya, untuk melakukan zina. Namun Nabi Yahya menolak dengan tegas ajakan Herodia tersebut.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini Sederet Efek Samping Jika Absen Sarapan Pagi
Herodia marah besar. Ia pun menyebar fitnah bahwa Nabi Yahya melarang Raja Herodes menikahinya, karena Nabi Yahya yang ingin menikahinya.
Mendengar aduan dari Herodia, Raja Herodes pun marah besar. Ia memerintahkan para prajuritnya untuk menangkap dan membunuh Nabi Yahya.
Para prajurit pun menemukan Nabi Yahya saat sedang beribadah kepada Allah. Tanpa basa basi, prajurit itu pun langsung menebaskan pedangnya ke arah kepala Nabi Yahya hingga meninggal seketika.
Nabi Yahya wafat sebagai seorang syuhada dan tidak menikah seumur hidupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

