Jakarta

Malam Ini di Ciganjur, Peringatan Haul ke-14 Gus Dur,  Inspirasi Budaya Etika Demokrasi

Fadhil Dhuha Rizqullah | 16 Desember 2023, 11:42 WIB
Malam Ini di Ciganjur, Peringatan Haul ke-14 Gus Dur,  Inspirasi Budaya Etika Demokrasi



AKURAT JAKARTA - Keluarga besar KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bakal menggelar peringatan haul ke-14 Gus Dur di Jalan Warung Silah Ciganjur, Jakarta Selatan pada Sabtu, 16 Desember 2023.

Haul ke-14 Gus Dur ni akan mengangkat tema "Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur."

Ketua Panitia Haul ke-14 Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid mengatakan salah satu rangkaian acara pada haul Gus Dur yakni  pembacaan "Amanat Ciganjur" untuk mewujudkan pemilu damai dan berkualitas.

Baca Juga: Happy Weekend! Nih 6 Konser Gratis di Jabodetabek Hari Ini, Ada Mahalini, GAC, Diskoria hingga Andien

Nantinya, Haul Gus Dur, akan berisi pesan-pesan demokrasi, yang akan dibacakan oleh beberapa tokoh bangsa.

"Mereka adalah Ibu Shinta Nuriyah Wahid, Lukman Hakim Saifuddin, Romo Benny Susetyo dan Pendeta Gomar Gultom," kata Inaya.

Adapun agenda utama Haul ke-14 Gus Dur adalah pembacaan tahlil dan doa oleh Kiai Haji Husein Muhammad, ulama intelektual asal Cirebon.

Baca Juga: Resep Seblak Rafael yang Viral, Pakai Kerupuk Bunga Pedasnya Segar Banget

Pada awal acara akan dibuka dengan pembacaan selawat dan mahallul qiyam oleh Grup Shalawat Bil Musthofa dari Pondok Krapyak Yogyakarta.

Sementara pembacaan ayat Suci Al Qur’an akan dilantunkan Ustaz H. Rif'at Aby Syahid dari Ponpes Al Falah, Cicalengka Bandung.

Sementara untuk tema yang dipilih pihak keluarga, Inaya mengungkapkan pemilihan tema haul Gusdur  dipilih pihak keluarga sebagai upaya untuk menghadirkan inspirasi dan keteladanan Gus Dur tentang demokrasi sebagaimana yang sudah diyakini, dijalankan dan diperjuangkan almarhum. 

"Banyak hal yang bisa dipelajari dan diperhatikan oleh penyelenggara, kontestan dan konstituen  tentang bagaimana seharusnya demokrasi ditempatkan, diarahkan dan ditata orientasinya," ujar putri bungsu Gus Dur ini.

Inaya menuturkan hal paling penting diteladani dari demokrasi ala Gus Dur adalah tentang budaya etika yang dipegang teguh, dijalankan dan diperjuangkan. 

Gus Dur,  tidak menganggap demokrasi dan pemilu sebagai prosedur dan angka-angka elektoral, tetapi memiliki kandungan mandat nilai perjuangan harkat martabat manusia dan kesejahteraan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.