Jakarta

3 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba dari Dokter Ngabila Salama, Jangan Panik! Cegah Sakit dengan Pola Hidup Sehat

Sastra Yudha | 16 Januari 2024, 08:08 WIB
3 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba dari Dokter Ngabila Salama, Jangan Panik! Cegah Sakit dengan Pola Hidup Sehat

AKURAT JAKARTA - Saat ini kita menghadapi peralihan musim, dari musim kemarau ke musim hujan atau disebut masa pancaroba.

Saat pancaroba, imunitas manusia cenderung menurun. Saat pancaroba kelembaban udara semakin tinggi. Karena itu, musim hujan membuat kuman seperti virus, bakteri, jamur, dan lain-lain, mudah masuk ke tubuh manusia.

Kondisi pancaroba menyebabkan beberapa infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus.

"Terbanyak Respiratory Syncytial Virus atau RSV, influenzae, COVID-19, adenovirus, rinovirus, parainfluenzae, atau bakteri seperti mycoplasma pneumonia," kata dokter Ngabila Salama, Praktisi Kesehatan Masyarakat dalam keterangannya, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga: Warga Jepara Merapat! Konser Gratis Denny Caknan 17 Januari 2024, Catat Lokasinya Jangan Salah

Dokter muda yang kini menjabat Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Tamansari Jakarta ini, pun berbagi tips agar tetap sehat di saat musim pancaroba.

dr. Ngabila mengajak masyarakat untuk cegah sakit dengan 3 cara:

1. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dikencangkan:

Dihimbau untuk memakai masker di keramaian, terutama pada yang sedang sakit sebaiknya tidak keluar rumah atau memakai masker di sekolah, ruang kerja, atau
ruang indoor lainnya.

Tentunya juga harus rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga ventilasi udara, dan hindari asap rokok.

"Intinya, PHBS adalah 3M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Ini dapat mencegah penyakit menular saluran nafas dan pencernaan," kata dr Ngabila.

2. Imunisasi rutin lengkap pada anak.

Ada 15 imunisasi gratis dari pemerintah dari anak-anak sampai dewasa. Pemberian vaksin dosis 1-4 untuk COVID-19 usia 18 tahun ke atas gratis di Puskesmas dan RSUD terdekat.

Pemerintah juga menganjurkan vaksin influenzae berbayar mandiri untuk anak usia 6 bulan ke atas, dan terutama untuk kelompok rentan yaitu balita, lansia, ibu menyusui, ibu hamil, dan tenaga kesehatan.

Baca Juga: 10 Manfaat Mengonsumsi Telur Rebus Bagi Kesehatan, Mulai dari Penurun Berat Badan hingga Menjaga Kesehatan Jantung

3. Menjaga imunitas baik dengan pola hidup sehat fisik dan mental dengan CERDIK dan CERIA setiap hari.

Untuk mencegah keparahan dan kematian, kuncinya deteksi dini. Jika ada gejala, segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk diobati.

Manfaatkan pemeriksaan antigen dan PCR COVID-19 gratis di Puskesmas untuk semua yang bergejala.

Jika ada indikasi pemeriksaan jenis kuman oleh dokter akan dilakukan PCR multiplex untuk mendeteksi beberapa jenis virus dan bakteri, termasuk Mycoplasma agar terapi lebih spesifik sesuai jenis kuman penyebab.

"Pemeriksaan swab rapid test antigen sudah tersedia, untuk mendeteksi cepat COVID-19 dan influenzae," terangnya.

Baca Juga: Resep Oseng-oseng Terong Campur Teri, Perpaduan Rasa Pedas dan Gurih yang Sempurna, Cocok untuk Lauk Nasi Hangat

Lebih lanjut, dr Ngabila mengatakan, tidak menutup kemungkinan orang karena kondisi imunitas yang buruk bisa terkena infeksi virus sekaligus dua atau lebih jenis virus dan bakteri lainnya.

Demikian tips dan trik dari dr. Ngabila Salama dalam menjaga kesehatan selama musim pancaroba. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.