Apa yang Terjadi pada 6 Februari dari Tahun ke Tahun, Ini Sejarah yang Tercatat di Dunia dan Indonesia

AKURAT.CO Hari ini tanggal 6 Februari 2024 dipenuhi sejumlah peristiwa penting dalam sejarah dunia dan juga Indonesia.
Di kalender masehi, 6 Februari 2024 jatuh pada hari Selasa. Namun hari ini bukanlah hari biasa di tahun-tahun sebelumnya.
Dari tahun ke tahun, sejarah dunia mencatat beberapa peristiwa yang terjadi tepat di tanggal 6 Februari.
Baca Juga: Ramalan Zodiak 6 Februari 2024, Scorpio Jangan Biarkan Omongan Orang Lain Mematahkan Semangatmu
Terdapat berbagai peristiwa baik yang bersifat politik, budaya, ilmiah, atau sosial, yang terjadi di berbagai tahun dan di berbagai belahan dunia pada 6 Februari.
Berikut adalah beberapa peristiwa penting yang tercatat sejarah pada 6 Februari:
Dunia
1819: Sir Thomas Stamford Raffles mendirikan kota Singapura.
1936: Olimpiade Musim Dingin 1936 dibuka di Garmisch-Partenkirchen, Jerman.
1951: The Broker, kereta api penumpang milik Pennsylvania Railroad keluar dari relnya di dekat kota kecil Woodbridge Township, New Jersey, menewaskan 85 orang dan lebih dari 500 orang lainnya luka-luka. Kecelakaan ini merupakan kecelakaan kereta terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.
1952: Elizabeth II menjadi Ratu Inggris dan kepala negara-negara anggota Persemakmuran menggantikan ayahnya, George VI, yang wafat. Ia sedang berkunjung ke Kenya pada saat berita kematian ayahnya diumumkan.
1958: Tragedi Muenchen 1958 di Jerman, kecelakaan pesawat terbang yang menewaskan 8 orang pemain klub sepak bola Manchester United dan 15 penumpang lainnya.
1968: Olimpiade Musim Dingin 1968 dibuka di Grenoble, Prancis.
1989: Perundingan Meja Bundar (Round Table Talks) dimulai di Polandia, menandai dimulainya penggulingan komunisme di Eropa Timur.
1996: Pesawat Boeing 757 Birgenair Penerbangan 301 jatuh di Samudra Atlantik, di lepas pantai Republik Dominika dan menewaskan 189 orang. Kecelakaan terburuk yang melibatkan pesawat Boeing 757.
2004: Di Rusia, serangan bom bunuh diri di stasiun kereta bawah tanah Moskwa menewaskan 40 pengguna kereta, dan mencederai 129 lainnya. Ledakan ini disalahkan kepada kelompok separatis Chechnya.
2012: Gempa bumi berkekuatan 6.9 Skala Richter melanda Filipina bagian tengah di lepas pantai Pulau Negros menewaskan 51 orang dan 112 lainnya luka-luka.
Baca Juga: Mengenal Uta di Serial Manga One Piece: Teman Masa Kecil Luffy dan Diva Dunia
2013: Gempa bumi berkekuatan 8.0 Skala Richter melanda Kepulauan Solomon menewaskan 10 orang dan 17 lainnya luka-luka.
2023: Gempa bumi berkekuatan 7,8 M dan 7,5 M mengguncang Turki dan Suriah menewaskan lebih dari 4.000 dan 19.000 luka-luka.
Indonesia
Baca Juga: TPS TERUNIK Bakal Diperlombakan di Majalengka, Berikut Ide Kreatif untuk Para KPPS
1993:
Mohammad Natsir, pemimpin Masyumi, tokoh Islam di Indonesia meningal dunia di tanggal 6 Februari 1993.
Dr. (H.C.) H. Mohammad Natsir lahir pada 17 Juli 1908.
Ia adalah seorang ulama, politikus, dan pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemimpin partai politik Masyumi, dan tokoh Islam terkemuka Indonesia.
Baca Juga: Peran Anak Muda Tentukan Pilpres 14 Februari 2024 Berlangsung Damai
Di dalam negeri, ia pernah menjabat menteri dan Perdana Menteri Indonesia, sedangkan di kancah internasional, ia pernah menjabat sebagai presiden Liga Muslim Dunia (World Muslim League) dan ketua Dewan Masjid se-Dunia.
2008:
Pada tangal 6 Februari 2008, Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) didirikan.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Selasa 6 Februari 2024
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) adalah sebuah partai politik berideologi populisme sayap kanan dan nasionalis di Indonesia.
Gerindra berfungsi sebagai kendaraan politik mantan jenderal ABRI Prabowo Subianto.
Gerindra dibentuk pada 6 Februari 2008 atas saran adik laki-laki Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, yang turut membantu kampanye iklan partai di televisi pada jam prime-time dalam bentuk dukungan finansial.
Baca Juga: Sering Disepelekan, Ini 7 Manfaat Memotong Kuku Tangan dan Kaki
Prabowo ditunjuk sebagai ketua Dewan Pembina partai.
2015:
Djudjuk Djuariah, artis, pelawak dan pemeran Srimulat Indonesia meninggal dunia pada 6 Februari 2015.
Baca Juga: Ulas Seri Saint Seiya: Hades, Ini 3 Chapter Penting dari Arc Hades Melawan Dewa Dunia Bawah
Sarah Djudjuk Djuariah lahir pada 20 Maret 1947 adalah pelawak dan pemeran Indonesia. Ia terkenal dan identik dengan grup Srimulat.
Djudjuk meninggal dunia pada usia 67 di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito, Yogyakarta karena mengidap kanker.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






