Jakarta

Peran Anak Muda Tentukan Pilpres 14 Februari 2024 Berlangsung Damai

Ainun Kusumaningrum | 6 Februari 2024, 08:54 WIB
Peran Anak Muda Tentukan Pilpres 14 Februari 2024 Berlangsung Damai

AKURAT JAKARTA - Peran anak muda menentukan pemilu damai pada pencoblosan Pilpres 14 Februari 2024 nanti. Anak muda diharapkan bisa berkontribusi. 

Demikian terungkap saat webinar yang diikuti ratusan peserta dengan tema "Anak Muda Jaga Pemilu Damai" Pada Senin, 5 Februari 2024.

Untuk nara sumber seminar adalah Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Anggota Komisi 1 DPR RI, Wijaya Kusuma Wardhana, pegiat literasi digital dan Khairudin Imawan, akademisi.

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Selasa 6 Februari 2024

Wijaya Kusuma Wardhana mengatakan, pemilu adalah sarana pemersatu bangsa. Dalam hal ini, kaum muda harus bisa mengambil tempat dan berperan penting di sana.

"Jadi pemilu bukan tempat saling berbantah tapi tempat saling membangun Indonesia masa depan yang lebih baik," kata Wijaya.

Lebih lanjut, dia menegaskan, pemilih muda memiliki peran penting dalam menentukan pemimpin yang tepat ke depan.

Baca Juga: Sering Disepelekan, Ini 7 Manfaat Memotong Kuku Tangan dan Kaki

"Ingat pilihan apapun termasuk dari anak muda, adalah menentukan masa depan kita," tegasnya.

Untuk itu yang paling penting adalah bisa mencermati visi misi dan program kerja para calon pemimpin Indonesia.

Bagi anak muda bisa dikaitkan dengan passionnya, kalau itu sesuai maka pilihlah tentu yang positif.

"Jadi sekali lagi, sebagai kaum muda harus terlibat dan kontribusi langsung," ujarnya.

Sementara itu, Khairudin Imawan menyoroti munculnya tagar atau #KPPS sebagau petugas yang punya peran penting dalam kesuksesan pemilu.

Sebab, para petugas KPPS banyak membuat konten yang diproduksi sehingga mengajak warga bersemangat untuk mencoblos pada Pilpres nanti.

"Maka menghadapi pemilu ini, pemilih pemuda harus semangat, melakukan seperti yang dilakukan oleh petugas KPPS," kata Khairudin Imawan.

Menurut dia, anak muda memiliki power untuk menentukan proses demokrasi secara baik yang tidak boleh disia-siakan.

"Maka manfaatkanlah momen ini untuk melakukan pemilihan dan melibatkan diri dalam proses pemilihan dengan baik," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ketika itu dilakukan tingkat partisipasi yang dominan dari anak muda akan meningkat.

"Saya mengajak untuk kaum muda mari ber kontestasi di dunia maya dengan konten kreatif dan positif dan tentu saja on the track," ujarnya.

Yang paling penting juga menghindari praktek hoax dan hate speech dan tentu saja mengkampanyekan sisi positif tanpa tendensi atau pretensi yang negatif.

"Saya berharap tanggal 14 Februari nanti menjadi momentum yang berharga semua bisa berkontribusi terhadap kemajuan bangsa nanti," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.