Jakarta

Jam Berapa Waktu Shalat Idul Fitri 2024 untuk Wilayah Jakarta dan Sekitarnya? Jangan Sampai Ketinggalan. Simak Juga Tata Caranya di Sini

Sastra Yudha | 10 April 2024, 05:45 WIB
Jam Berapa Waktu Shalat Idul Fitri 2024 untuk Wilayah Jakarta dan Sekitarnya? Jangan Sampai Ketinggalan. Simak Juga Tata Caranya di Sini

AKURAT JAKARTA - Pemerintah resmi menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2024 jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

Penetapan ini diputuskan berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) di kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2024) malam.

Sidang isbat dihadiri pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, Dirjen Bimas Islam dan perwakilan ormas Islam lainnya.

Dengan demikian, maka tidak ada perbedaan antara dua ormas Islam terbesar di Indonesia, yaitua Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, dalam menetapkan Hari Raya Idul Fitri 2024.

Baca Juga: Waspada! Akibat Main Petasan Mata Bisa Jadi Buta! Kenali Jenis dan Tingkat Bahaya Mercon

Lalu, jam berapa shalat Idul Fitri dimulai? Sholat Ied dilaksanakan pada pukul 6.30 hingga 7.00 WIB atau setelah matahari terbit.

Sementara waktu terbaik melaksanakan sholat Idul Fitri adalah ketika matahari sudah naik seukuran satu tombak.

Berikut tata cara shalat Idul Fitri:

1. Bilal Memberi Aba-aba

Ketika imam sudah sampai di masjid, muraqqi atau bilal segera berdiri untuk memberi aba-aba akan dimulainya shalat.

Aba-aba tersebut bisa didengar dengan seruan berikut: "Shallû sunnatan liîdil fithri rak'ataini jâmi'atan rahimakumullâh."

2. Imam Menuju Tempat Mihrab

Setelahnya, imam segera menuju ke tempat mihrab atau tempat imam berdiri. Imam kemudian membaca niat disertai takbiratul Ihram.

Baca Juga: Apa Itu Anemia Aplastik? Penyakit yang Disebut Jadi Penyebab Meninggalnya Komika Babe Cabita, Begini Penjelasan dr. Ngabila Salama

3. Imam Niat dan Takbiratul Ihram

Setelah imam membaca niat dan takbiratul ihram, maka makmum mengikutinya. Makmum juga membaca niat kemudian takbiratul ihram.

4. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram, dilanjutkan dengan membaca doa iftitah. Setelahnya, imam memimpin takbir sebanyak tujuh kali.

5. Takbir Tujuh Kali

Pada rakaat pertama, setelah membaca doa iftitah dilanjutkan dengan takbir sebanyak tujuh kali. Di sela-sela takbir tersebut membaca bacaan tasbih.

6. Membaca Surah Al-Fatihah

Setelah takbir ketujuh dilanjutkan dengan membaca ta'awudz kemudian surah al-Fatihah. Berikutnya, disunahkan membaca surah Qaf atau al-A'la.

Shalat kemudian dilanjutkan sebagaimana rukun shalat. Yakni ruku, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kembali, dan berdiri untuk rakaat kedua.

7. Rakaat Kedua

Saat berdiri untuk rakaat kedua, dilanjutkan dengan melakukan takbir sebanyak lima kali. Di sela-sela takbir tersebut juga dibacakan bacaan tasbih.

8. Membaca Surah Pendek Pilihan

Setelah takbir kelima, shalat dilanjutkan dengan membaca surah al-Fatihah. Kemudian pada rakaat kedua ini disunahkan membaca surh al-Qamar atau surah al-Ghasiyah.

Shalat pun dilanjutkan sebagaimana rukun sholat pada umumnya. Yakni, ruku, iktidal, sujud, duduk diantara dua sujud, sujud kembali, tahiyat akhir, dan salam.

Baca Juga: Ini 5 Film Bioskop yang Tayang Perdana di TV Spesial Lebaran 2024, dari Air Mata di Ujung Sajadah hingga Warkop DKI Reborn 4, Lengkap dengan Sinopsis

9. Khutbah

Apabila shalat telah selesai, maka bilal akan memberi aba-aba dimulainya khutbah. Disusul dengan membaca salawat sambil menyerahkan tongkat.

Demikian informasi mengenai shalat idul fitri, semoga bermanfaat bagi kita semua. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.