Imbas Kasus Dugaan Perpeloncoan Dilingkungan PPDS, Kini Viral Chief Bedah Undip Minta Junior Makan Nasi Padang 5 Bungkus Per Orang

AKURAT JAKARTA - Kasus dugaan perpeloncoan yang menimpa dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswi PPDS Anestesi Undip yang berujung mengakhiri hidup semakin melebar.
Netizen kini menguliti habis sampai ke akar mengenai kasus perpeloncoan yang terjadi di lingkungan PPDS Universitas tersebut.
Viralnya nama Prahita Amanda Aryani di media sosial X, diawali dari adu argumen yang melibatkan mahasiwa PPDS dengan salah satu dokter influencer di Instagram bernama @alvin.sa.putra.
Baca Juga: Warga Jakarta Geger Soal NIK yang Dicatut Sepihak Untuk Dukung Pasangan Dharma-Kun
Akun bernama @thitaamnd mengunggah pandangannya di Instagram stories terkait kasus kematian ARL yang diduga disebabkan oleh perpeloncoan yang dilakukan oleh seniornya.
"Please gak usah ikut berpendapat orang-orang yang tidak langsung terlibat. Wong aku aja yang udah lama ya masih semangat menjalani hari-hari kok. Kalo memang gatau isinya seperti apa ya gausah koar-koar di IG story. Kan bukan elu yang jalanin" tulisnya
"Jadi kesel sendiri sama netizen yang memperkeruh suasana dengan opini2 mereka dan baca berita2 yang melebih2kan di internet" katanya lagi.
Baca Juga: Seorang Dokter Obsgyn Bagikan Cerita Bocah SD 10 Tahun Gemar Tidur Bareng Pasangan
Merasa kesal karena membandingkan mental korban dengan dirinya, akun @alvin.sa.putra membalas statement dokter yang diduga merupakan salah satu mahasiswi PPDS Bedah Undip tersebut dengan sebuah bukti dugaan perpeloncoan yang ia lakukan kepada junior.
Alvin Saputra, justru membeberkan bukti chat WhatsApp bahwa dokter berinisial PAA itu secara pribadi diduga terlibat dalam perpeloncoan pada juniornya di PPDS Bedah Undip.
"Nasi Padang 1 utuh, lauk : sayur nangka, telur bulat, ayam pop. Jumlah 5 bungkus/orang. Share video kalian lagi makan itu 5 bungkus/orang disini jam 14.00. Mengerti?" Tulis pesan dalam grup WhatsApp.
"Ini dari chief bedah Undip wkwk. Bukti tahun lalu si belum disebar. Nyuruh makan nasi padang njir 5 bungkus per orang divideoin buat ngehukum juniornya" balas Alvin dalam Instagram stories yang dikutip pada Jumat (16/8).
Tak hanya itu, sejumlah aksi dugaan perpeloncoan yang menyeret dokter PAA juga terlihat saat memberikan intruksi kepada juniornya untuk push up dengan kata-kata tak pantas.
Adapun menurut informasi yang didapat dari bunyi pesan teks, hukuman itu dipicu karena junior melakukan kesalahan dalam mengetik pesan WA.
Meski begitu, belum ada keterangan resmi soal adanya perpeloncoan di lingkungan PPDS Bedah Undip.
Bagaimana menurutmu? (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




