Jakarta

TRAGIS! Anak Mantan Menteri Meninggal Dunia Usai Bentrok dengan Petugas Eksekusi Restoran Miliknya di Lebak Bulus, Begini Kronologinya

Sastra Yudha | 13 September 2024, 14:41 WIB
TRAGIS! Anak Mantan Menteri Meninggal Dunia Usai Bentrok dengan Petugas Eksekusi Restoran Miliknya di Lebak Bulus, Begini Kronologinya

AKURAT JAKARTA - Peristiwa tragis terjadi di Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/9/2024).

Seorang anak mantan Menteri di era Orde Baru meninggal dunia akibat terlibat bentrok dengan petugas yang akan mengeksekusi lahan restoran miliknya.

Korban bernama Raden Rasich Hanif Radinal. Ia merupakan pemilik Restoran Sedjuk Bakmi dan Kopi Cilandak yang berada di Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Diketahui, Raden Rasich Hanif merupakan putra dari Radinal Mochtar, Menteri Pekerjaan Umum di era Presiden Soeharto.

Baca Juga: KPU Sebut Gerakan Coblos 3 Paslon di Pilkada Jakarta Sah-sah Saja, Asal Tidak Lakukan Hal Ini

Peristiwa ini terjadi berawal dari eksekusi yang dilakukan petugas juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Rasich Hanif sebagai pemilik tanah, merasa keberatan dengan keputusan eksekusi oleh PN Jaksel tersebut.

Rasich Hanif menegaskan bahwa tanah dan bangunan tersebut adalah sah miliknya. Dia pun menunjukkan Sertifikah Hak Milik (SHM) atas nama dirinya serta Akta Jual Beli tertanggal 1 Mei 1996.

"Tanah ini saya beli melalui ROYAH Bank BBD. Dikuatkan dengan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 408/Pdt/G/1995/PN.JKT.SEL tertanggal 3 Oktober 1996," teriaknya.

Namun, petugas juru sita dari PN Jaksel beserta sejumlah polisi, tak menggubris protes dari Rasich Hanif. Mereka tetap merangsek ke pagar besi dan akan melakukan eksekusi.

Tak elak, eksekusi pun berujung ricuh. Saling dorong antara petugas dengan keluarga korban pun tak terelakkan.

Baca Juga: Bukannya Klarifikasi Soal Isu Kehamilan Loly, Vadel Malah Spill Cita-citanya:Gua Yakin Bisa Jadi Dancer Top 1 Dunia

Tiba-tiba, seorang pria berpakaian bebas membawa palu besar dan merusak gembok pagar besi restoran tersebut.

Rasich Hanif yang coba menghalangi, tangannya terkena pukulan palu hingga terluka.

Beberapa pria berpakaian bebas pun merangsek masuk. Puluhan pria itu pun mendorong secara paksa pagar berlilit kawat tersebut.

Rasich Hanif yang terjebak di tengah kerumunan massa, akhirnya tak bisa bertahan. Ia jatuh pingsan.

Tubuhnya yang kurus digotong oleh petugas juru sita, kemudian sempat digeletakkan di pelataran restoran.

Di saat bersamaan, truk berukuran besar yang dibawa tim juru sita, menabrak pagar restoran itu hingga jebol.

Baca Juga: Tayang Tahun Depan, Simak Sinopsis Drakor Thriller Terbaru, Tempest yang Penuh Konspirasi

Sementara Rasich Hanif langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus menggunakan ambulans

Nahas, nyawanya tak dapat diselamatkan. Ia meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.