16 Tersangka Berhasil Ditangkap, Wamen Sebut Akan Endus Pegawai Komdigi Lebih Dulu Untuk Atasi Bekingan Judol

AKURAT JAKARTA - Publik dibuat riuh atas penangkapan pegawai Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terlibat dalam perlindungan situs-situs judi online.
Sebanyak 16 orang tersangka berhasil diringkus, dua diantaranya adalah tersangka baru yang ditangkap pada Minggu, (3/11) lalu, dari total sebelumnya sebanyak 14 orang.
Dua orang tersebut adalah 1 pegawai Komdigi dan satu lainnya merupakan warga sipil.
"Kita telah melakukan penangkapan terhadap 2 orang tersangka lainnya, jadi jumlah tersangka 16 orang," tutur Dirreskrimum Polda Merto Jaya, Kombes Wira Satya Triputra.
Meski telah dilakukan penangkapan, Dirreskrimum Polda Metro Jaya masih belum merinci lebih lanjut terkait identitas para tersangka baru.
Namun secara pasti, total keseluruhan tersangka saat ini masing-masing terdiri dari 11 pegawai Komdigi dan 3 sipil.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengklaim bahwa pihaknya telah lebih dulu mencurigai belasan pegawainya.
Bahkan mengamati secara internal para pegawai Komdigi secara internal.
"Mereka yang tertangkap ini juga sudah masuk di dalam pengamatan internal ya. Sehingga tindakan yang dilakukan Polri ini kami sangat apresiasi," tutur Wamenkomdigi, Nezar Patria.
Lebih lanjut, Nezar membeberkan terkait awal mula kecurigaan kementerian terhadap para tersangka, salah satunya adanya transaksi janggal pada rekening sejumlah pegawai Komdigi.
"Sejumlah dari para karyawan, kita temukan terindikasi transaksi mencurigakan itu kita dalami, dan ada pengakuan-pengakuan bahwa mereka ikut dalam judol, dan ini sudah dikenai sanksi," jelasnya.
Ia juga turut mengklarifikasi bahwa staf yang terlibat dalam perlindungan situs judi online tersebut bukan bagian dari staf ahli.
Baca Juga: Netizen Soroti Aksi Reuni 411 Berlangsung Sepi, Rizieq Shihab Rupanya Absen Dari Demo
Melainkan tenaga ahli yang bertugas mensupervisi oleh ketua tim pengendalian konten negatif.
"Bukan staf ahli sebetulnya, kalau staf ahli kan struktural di kementerian ya. Nah ini semacam tenaga ahli yang dimintakan supervisinya oleh ketua tim," tegasnya.
Salah satu tersangka yang banyak dibicarakan adalah DI yang disebut menjadi aktor utama adanya perlindungan situs judi online.
Dimana diketahui sebanyak 5.000 situs judi online yang seharusnya diblokir.
Baca Juga: Tak Hanya di Ngawi, Nama Denny Caknan Kini Go Internasional Sampai ke Barcelona, Kok Bisa?
Sebanyak 1.000 situs diantaranya dilindungi agar tidak terblokir.
Para tersangka beberapa kali terlihat mengenakan jam mewah seperti DI yang terciduk mengenakan jam Richard Mille, Audemars Piguet, dan Rolex Daytona. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







