Jakarta

Brak... Kecelakaan KA Sancaka Vs Truk Tabrakan di Sragen, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

Ainun Kusumaningrum | 10 Januari 2025, 11:14 WIB
Brak... Kecelakaan KA Sancaka Vs Truk Tabrakan di Sragen, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

AKURAT JAKARTA - Kecelakaan KA Sancaka Vs Truk Tabrakan di Sragen, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

Kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang Nguwer, Sragen, Jumat (10/1/2025) dini hari.

Akibatnya perjalanan lima KA terganggu dampak kecelakaan melibatkan truk dan Kereta Api KA Sancaka.

Baca Juga: Catat Jadwal Kajian Tauhid di Masjid Istiqlal Bersama Aa Gym dengan Tema: Agar Selalu Ditolong Allah

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

KA Sancaka tertemper truk di perlintasan kereta api Sebidang Nguwer, Kecamatan Masaran, Sragen, Jumat dini hari pukul 01.00 WIB.

Ada dua orang di dalam truk, yakni pengemudi dan temannya.

Baca Juga: Jangan Lupa, Konser Boney M Bareng Legendaris Hetty Koes Endang di Jakarta, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

Sopir truk bernama Supri, warga Nggentungan Mojogedang mengalami luka berat dan dilarikan di IGD RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

"Kondisi tidak sadarkan diri luka berat di bagian kepala dan kaki kiri patah tulang," kata Kapolsek Masaran, Iptu Samsudin.

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Krisbiyantoro menyampaikan, KA Sancaka (101F) tertemper sebuah truk di perlintasan sebidang JPL 82 KM 240+7 antar Stasiun Sragen - Masaran.

Baca Juga: Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Bayer Leverkusen di Bundesliga: Duel Ketat di Signal Iduna Park

Pihaknya segera melakukan evakuasi jalur KA baik hulu maupun hilir agar dapat segera dilalui dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Penumpang semua aman termasuk awak sarana perkeretaapian. Masinis dan petugas lain di dalam kereta api dalam kondisi baik.

"Tidak ada yang mengalami luka," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1/2025).

Proses evakuasi pembebasan jalur dari truk yang menutup akses kereta sempat menuai kendala, bahkan tiga kali gagal.

"Seling (tali penarik truk) putus dan kemudian muatan truk di bongkar untuk di lakukan penarikan kembali."

Krisbiyantoro mengatakan, jalur hulu dapat dilalui kembali pada jam 02.27 WIB setelah petugas evakuasi bangkai kepala truk dari jalur hulu.

KA Turangga dan KA Malabar segera diberangkatkan kembali setelah sempat tertahan di stasiun Masaran dan Kemiri.

"Evakuasi truk memakan waktu 1 jam 38 menit," ujarnya.

Selanjutnya petugas masih mengupayakan untuk evakuasi jalur hilir.

Petugas berhasil menyingkirkan bangkai truk ke sisi sebelah rel pada pukl 03.54 WIB, kedua jalur dinyatakan aman untuk dilewati KA.

"Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan KA ini. Kami mohon maaf kepada para pelanggan KA Sancaka (101F) dan beberapa KA yang terdampak," ucapnya.

Dengan kejadian ini ada 5 KA yang mengalami kelambatan. Meliputi KA 101f Sancaka, berangkat Masaran pkl 05.00 terlambat 249 menit.

Kemudian KA 66 Turangga sekitar 66 menit, KA 122a Malabar sekitar 63 menit. Pantas KA 56 Gajayana andil 19 menit dan KA 218b Jayakarta andil 53 menit.

Daop 6 Yogyakarta mengingatkan agar masyarakat pengguna jalan selalu waspada dan hati hati saat melewati perlintasan.

Pengguna jalan wajib mematuhi aturan di perlintasan sebidang, mengutamakan perjalanan kereta api terlebih dahulu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.