Jakarta

Kronologi Tewasnya Dua Pendaki Wanita di Gunung Cartenz

Aisya Nur Aziza | 2 Maret 2025, 22:43 WIB
Kronologi Tewasnya Dua Pendaki Wanita di Gunung Cartenz

 

 

 

AKURAT JAKARTA - Belakangan ramai kabar soal kematian dua pendaki wanita  asal Jakarta dan Bandung di puncak gunung Cartenz, yang diketahui berada di satu rombongan dengan penyanyi Fiersa Besari.

Kabar duka ini pertama kali diumumkan oleh PT Tropis Cartenz Jaya (Tropik Adventure), selaku operator tur perjalanan tersebut.

Dimana pihaknya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tewasnya Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono dalam perjalanan turun dari Puncak Cartensz Pyramid menuju Base Camp Lembah Kuning.

Baca Juga: Penyanyi Fiersa Besari Ikut Dalam Rombongan Pendaki yang Meninggal di Gunung Carstensz

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman juga membenarkan laporan tersebut.

Billyandha menuturkan bahwa Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono tewas akibat hipotermia.

"Benar ada dua pendaki (perempuan) asal Jakarta dan Kota Bandung (sesuai domisili KTP) meninggal dunia karena mengalami hipotermia," katanya di Timika, Papua Tengah, Minggu (2/3) mengutip dari laman berita ANTARA.

Baca Juga: Harga BBM Shell Naik Per Maret 2025, Pertamina Justru Turunkan Harga Untuk Series BBM Ini

Ia menambahkan bahwa kedua jenazah mendiang Elsa Laksono telah dievakuasi ke RSUD Mimika.

Sementara Lilie Wijayanti Poegiono akan dijadwalkan evakuasi pada Senin (3/3) esok.

Namun jenazah keduanya direncanakan akan terbang ke Jakarta bersamaan menggunakan pesawat Lion Air.

Kronologi Meninggalnya Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono

Kronologi kematian dua pendaki profesional di Gunung Cartensz dikonfirmasi oleh Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Rahman Mukhlis.

Rahman mengungkapkan bahwa kedua korban meninggal di Teras 2, yang terletak dibawah puncak Cartensz Tembagapura, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada saat perjalanan turun dari Puncak Cartenzs.

Baik Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, keduanya meninggal diakibatkan hipotermia, hipoksia, dan mengalami gejala AMS.

Kedua korban dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 1 Maret 2025 sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh rekan dan guide pedamping di Teras Dua.(*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.