Jakarta

Jumlah Korban Tewas Bertambah, Pemerintah Myanmar Tetapkan Darurat Bencana Alam

Aisya Nur Aziza | 28 Maret 2025, 22:42 WIB
Jumlah Korban Tewas Bertambah, Pemerintah Myanmar Tetapkan Darurat Bencana Alam

 

 

AKURAT JAKARTA - Gempa bumi dahsyat mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3) sekitar pukul 12.50 waktu setempat.

Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter tersebut setidaknya menyebabkan kerusakan parah dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Menurut update informasi resmi dari media Myanmar, setidaknya 144 orang telah meninggal dunia, dan 732 orang lainnya luka-luka.

Baca Juga: Efek Dahsyat Gempa Bumi Myanmar-Thailand, Gedung 30 Lantai Runtuh, 16 Orang Tewas

Sementara di Bangkok, Thailand, jumlah korban tewas dan luka disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Bangkok Tavida Kamolvej, yang mengungkap ada sembilan orang dikabarkan tewas akibat gempa dahsyat tersebut.

Delapan orang meninggal akibat terkena runtuhan sebuah bangunan pencakar langit yang sedang dibangun.

Dan satu orang lainnya meninggal di lokasi lain.

Baca Juga: Sebut Punya Anak Dari Ridwan Kamil, Lisa Mariana Tantang Tes DNA Hingga Ancam Buka Data Rumah Sakit, Netizen: Terus Mau Apa?

Pemerintah Myanmar Tetapkan Keadaan Darurat di Sejumlah Wilayah

Kepala militer Myanmar, Min Aung Hlaing, menyebut jumlah korban akibat bencana gempa bumi akan terus bertambah.

Sementara ini, total korban jiwa di Myanmar dan Thailand telah mencapai 153 orang.

Ia juga telah mengumumkan bahwa negara dalam keadaan darurat dan meminta bantuan internasional.

Baca Juga: Vokal Beberkan Isu Perselingkuhannya dengan Ridwan Kamil, LM Akui Tak Peduli Jika Dirinya Disebut Ani-ani

Dimana setidaknya pemerintah telah menetapkan enam wilayah di Myanmar yang masuk dalam kategori darurat.

Seperti Sagaing, Mandalay, Bago, Magway, Negara Bagian Shan bagian timur, dan Naypyidaw.

Tak hanya di Myanmar, gempa bumi ini juga dirasakan di negara-negara lain, termasuk Tiongkok, Vietnam, dan Laos.

Baca Juga: Antisipasi Banjir Rob di Utara Jakarta Selama Libur Lebaran 2025, Wagub Rano Karno: Pasukan Khusus Sudah Standby!

Di Yunnan, Tiongkok, gempa bumi terasa kuat di seluruh provinsi, menyebabkan kerusakan rumah dan luka-luka. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.