Jakarta

Enam Warga Negara Asing Ditemukan Tewas di Hotel Mewah, Polisi Sebut Ada Sianida Dalam Cangkir Teh

Saeful Anwar | 19 Juli 2024, 10:41 WIB
Enam Warga Negara Asing Ditemukan Tewas di Hotel Mewah, Polisi Sebut Ada Sianida Dalam Cangkir Teh


AKURAT JAKARTA - Insiden mengerikan terjadi di sebuah hotel mewah dimana enam warga negara asing tewas di sebuah hotel mewah di Hotel Grand Hyatt Erawan di pusat wisata Bangkok pada Selasa sore, 16 Juli 2024.

Menurut dokter forensik yang melakukan otopsi, korban meninggal diduga karena adanya sianida dari cangkir teh. Korban meninggal ini berusia antara 37 hingga 56 tahun.

Diketahui empat korban merupakan warga negara Vietnam dan dua diantaranya adalah warga negara Amerika.

Baca Juga: Bocoran Tanggal Pernikahan Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar Diungkap Angelina Sondakh

Korban ditemukan tak bernyawa di antara piring-piring yang berisi makanan Thailand dan dua termos serta cangkir. Dalam pemeriksaan kala itu, piring makanan belum tersentuh sehingga dugaan adanya sianida dari cangkir teh.

"Mulut dan kuku di seluruh tubuh berubah menjadi ungu, menunjukkan kekurangan udara bisa menjadi alasan gabungan penyebab kematian," kata dokter forensik Kornkiat Vongpaisarnsin dalam konferensi pers di Universitas Chulalongkorn.

"Kami menduga mereka semua mati karena sianida yang menyebabkan kekurangan udara di beberapa organ," tambahnya.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tunggal Dali Wassink: Alami Luka Berat dan Sempat Dibawa Ke Rumah Sakit

Polisi Thailand menerangkan bahwa ada salah satu dari enam warga negara asing yang ditemukan tewas itu memiliki kemungkinan sebagai pelaku, yang diduga terkait dengan utang senilai jutaan baht.

"Kami yakin bahwa satu dari enam orang yang ditemukan tewas melakukan kejahatan ini," kata Noppasil Poonsawas, wakil komandan polisi Bangkok.

Namun demikian hal tersebut dibantah oleh Tran Dinh Dung, ayah salah satu korban, mengatakan putranya yang berusia 37 tahun dijadwalkan kembali ke Vietnam Minggu lalu.

Baca Juga: Tak Ingin Lagi Jadi Beban Aaliyah Massaid yang Akan Segera Menikah, Angelina Sondakh: Ya Allah, Dia Dari Kecil Udah Menghadapi Masalah Berat

"Saya terus meneleponnya tetapi tidak tersambung. Saya sangat khawatir. Namun, saya tidak menyangka dia akan meninggal di Thailand," kata Dung.

Menanggapi hal teresebut, Perdana Menteri Srettha Thavisin mengatakan bahwa kejahatan tersebut merupakan "masalah pribadi", tidak terkait dengan keamanan nasional, dan seharusnya tidak memengaruhi sektor pariwisata yang menguntungkan.(*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.