Jakarta

Imbas Kasus Dugaan Perpeloncoan Dilingkungan PPDS, Kini Viral Chief Bedah Undip Minta Junior Makan Nasi Padang 5 Bungkus Per Orang

Titania Isnaenin | 16 Agustus 2024, 15:43 WIB
Imbas Kasus Dugaan Perpeloncoan Dilingkungan PPDS, Kini Viral Chief Bedah Undip Minta Junior Makan Nasi Padang 5 Bungkus Per Orang

AKURAT JAKARTA - Kasus dugaan perpeloncoan yang menimpa dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswi PPDS Anestesi Undip yang berujung mengakhiri hidup semakin melebar.

Netizen kini menguliti habis sampai ke akar mengenai kasus perpeloncoan yang terjadi di lingkungan PPDS Universitas tersebut.

Viralnya nama Prahita Amanda Aryani di media sosial X, diawali dari adu argumen yang melibatkan mahasiwa PPDS dengan salah satu dokter influencer di Instagram bernama @alvin.sa.putra.

Baca Juga: Warga Jakarta Geger Soal NIK yang Dicatut Sepihak Untuk Dukung Pasangan Dharma-Kun

Akun bernama @thitaamnd mengunggah pandangannya di Instagram stories terkait kasus kematian ARL yang diduga disebabkan oleh perpeloncoan yang dilakukan oleh seniornya. 

"Please gak usah ikut berpendapat orang-orang yang tidak langsung terlibat. Wong aku aja yang udah lama ya masih semangat menjalani hari-hari kok. Kalo memang gatau isinya seperti apa ya gausah koar-koar di IG story. Kan bukan elu yang jalanin" tulisnya

"Jadi kesel sendiri sama netizen yang memperkeruh suasana dengan opini2 mereka dan baca berita2 yang melebih2kan di internet" katanya lagi.

Baca Juga: Seorang Dokter Obsgyn Bagikan Cerita Bocah SD 10 Tahun Gemar Tidur Bareng Pasangan

Merasa kesal karena membandingkan mental korban dengan dirinya, akun @alvin.sa.putra membalas statement dokter yang diduga merupakan salah satu mahasiswi PPDS Bedah Undip tersebut dengan sebuah bukti dugaan perpeloncoan yang ia lakukan kepada junior. 

Alvin Saputra, justru membeberkan bukti chat WhatsApp bahwa dokter berinisial PAA itu secara pribadi diduga terlibat dalam perpeloncoan pada juniornya di PPDS Bedah Undip.

"Nasi Padang 1 utuh, lauk : sayur nangka, telur bulat, ayam pop. Jumlah 5 bungkus/orang. Share video kalian lagi makan itu 5 bungkus/orang disini jam 14.00. Mengerti?" Tulis pesan dalam grup WhatsApp.

Baca Juga: Terkuak Sudah Curahan Hati Risma, Mahasiswi PPDS Anestesi Undip yang Meninggal Bunuh Diri di Kamar Kos

"Ini dari chief bedah Undip wkwk. Bukti tahun lalu si belum disebar. Nyuruh makan nasi padang njir 5 bungkus per orang divideoin buat ngehukum juniornya" balas Alvin dalam Instagram stories yang dikutip pada Jumat (16/8).

Tak hanya itu, sejumlah aksi dugaan perpeloncoan yang menyeret dokter PAA juga terlihat saat memberikan intruksi kepada juniornya untuk push up dengan kata-kata tak pantas.

Adapun menurut informasi yang didapat dari bunyi pesan teks, hukuman itu dipicu karena junior melakukan kesalahan dalam mengetik pesan WA.

Meski begitu, belum ada keterangan resmi soal adanya perpeloncoan di lingkungan PPDS Bedah Undip.  

Bagaimana menurutmu? (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.