Jakarta

Ramai-ramai Pakai Pita Hitam dan Viral di Medsos, Berapa Jumlah Karyawan Sritex yang Terancam Jadi Pengangguran Akibat Perusahaan Dipailitkan?

Sastra Yudha | 27 Oktober 2024, 14:57 WIB
Ramai-ramai Pakai Pita Hitam dan Viral di Medsos, Berapa Jumlah Karyawan Sritex yang Terancam Jadi Pengangguran Akibat Perusahaan Dipailitkan?

AKURAT JAKARTA - PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex dinyatakan bangkrut atau pailit oleh Pengadilan Negeri Niaga Semarang, Jawa Tengah.

Puluhan ribu karyawan pabrik tekstil terbesar di Indonesia itu pun terancam kena PHK dan menjadi pengangguran.

Lalu berapa jumlah pasti karyawan Sritex yang terancam jadi pengangguran? Manajemen Sritex mengungkapkan, saat ini jumlah karyawannya mencapai lebih dari 50.000 orang.

Sementara jumlah karyawan yang akan terdampak langsung akibat putusan pailit tersebut sebanyak 14.112 orang. Mereka terancam kehilangan pekerjaan.

Baca Juga: JANGAN LUPA! Malam ini Ada Konser Mahalini, Ari Lasso, Project Pop, serta Maliq & D'Essentials di Istora Senayan

Karena itu, pihak Sritex menyatakan akan melawan putusan tersebut dengan mengajukan kasasi.

Baru-baru ini, viral di media sosial, ribuan karyawan Sritex kompak mengenakan pita hitam atau black ribbon di lengan tangan kiri.

Para karyawan Sritex membagikan cerita tersebut melalui unggahan pada akun Instagram perusahaan @sritexindonesia.

Dalam foto dan video yang diunggah, nampak para karyawan masih aktif bekerja di pabrik, sembari mengenakan pita hitam bertuliskan 'Selamatkan Sritex'.

"Pita hitam di lengan keluarga besar SRITEX bukan cerita tentang kesedihan, melainkan cerita tentang momentum kebangkitan," bunyi keterangan pada unggahan tersebut, Minggu (27/10/2024).

"Pita Hitam di SRITEX adalah simbol terkumpulnya energi kolektif seluruh keluarga besar SRITEX untuk bersama-sama memperjuangkan masa depan yang lebih baik," lanjutnya.

Disebutkan bahwa Sritex bukan sekedar mesin produksi, melainkan rumah bagi ratusan ribu keluarga.

Baca Juga: Konser Gratis Fourtwnty Meriahkan Grand Final HOK Championship 2024 di Lippo Mall Kemang Sore ini, Dominator Esports Vs Black Shrew dari Malaysia

Setidaknya perusahaan telah beroperasi selama 58 tahun dan menjadi harapan bagi para karyawan tersebut.

"SRITEX adalah ibu yang dengan setia telah memberikan kehidupan bagi anak-anaknya. Saatnya kita menjaga, merawat dan menyelamatkan SRITEX, Sang lbu yang menjadikan kita seperti hari ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex (SRIL) diputus pailit oleh Pengadilan Negeri Niaga Semarang, Jawa Tengah.

Status ini diputuskan dalam perkara dengan nomor 2/Pdt. Sus Homologasi/2024/PN Niaga Smg pada Senin (21/10/2024) lalu.

Kepailitan Sritex ini merupakan kabar yang sangat mengejutkan, mengingat perusahaan sudah sangat besar dan berjaya selama puluhan tahun.

Bahkan perusahaan Sritex sempat digadang-gadang sebagai produsen tekstil terbesar se-Asia Tenggara. Kualitas kain dan pakaian hasil produksi Sritex sudah diakui dunia.

Di sektor pakaian jadi atau garmen misalnya, beberapa produk brand fashion terkenal seperti ZARA, Guess, dan Timberland juga dibuat di pabrik PT Sritex.

Baca Juga: SIAP-SIAP! The Corrs Bakal Gelar Konser Nostalgia di Jakarta pada Februari 2025, Penjualan Tiket Dimulai 30 Oktober, Segini Harganya

Kemudian untuk seragam militer, pakaian hasil produksi Sritex disebut-sebut memiliki kemampuan khusus. Antara lain seragam anti peluru, anti api, anti radiasi, dan anti infra merah.

Hingga saat ini setidaknya sudah ada 30 negara yang memesan seragam untuk pasukan militernya kepada PT Sritex.

Setiap negara memesan seragam dengan kemampuan yang beragam, contohnya anti radiasi yang dipesan Uni Emirat arab dan Kuwait dan anti infra merah yang dipesan Jerman. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.