Kasus Guru Honorer Supriyani Vs Polisi di Konawe Selatan Disebut Sudah Berakhir Damai, Menteri Dikdasmen Janji Segera Angkat Jadi Pegawai PPPK

AKURAT JAKARTA - Masih ingat kasus guru honorer di SD Negeri 4 Baito Konawe Selatan (Konsel) Bernama Supriyani yang ribut dengan oknum polisi, orang tua muridnya?
Kasus yang sempat viral di media sosial ini dikabarkan sudah selesai dan berakhir dengan perdamaian antar kedua belah pihak.
Kabar tersebut diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, pada Rabu, 6 November 2024.
"Ibu Suryani kabarnya sudah selesai, kabarnya sudah selesai, sudah damai," kata Mu'ti ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Menteri Dikdasmen pun tak lupa dengan janjinya yang akan mengangkat Supriyani menjadi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Sudah kami sampakan itu kan. Insya Allah, insya Allah nanti. Jadi yang kami sampaikan tadi, untuk kesejahteraan guru itu tidak hanya untuk guru ASN, tapi juga guru non-ASN,” ujar Mu'ti.
Proses perdamaian itu dimediasi oleh Bupati Konawe Selatan, Surunnudin Dangga. Mediasi dilakukan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Surunnudin, pada Selasa (5/11/2024).
Meskipun kedua pihak sudah damai, namun perkara yang sudah diajukan ke pengadilan masih terus bergulir.
Terkait dengan hal tersebut, Surunuddin menyerahkan sepenuhnya kepada hakim yang menangani perkara guru Supriyani.
Sementara Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam, menuturkan bahwa pihaknya akan membantu untuk berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Andoolo terkait kesepakatan damai.
"Kami akan membantu berkoordinasi dengan PN Andoolo terkait hasil kesepakatan damai ini, untuk menjadi pertimbangan hakim dalam putusan nanti," katanya.
AKBP Febry Sam juga mengatakan, pihaknya akan mengakomodasi dengan pihak-pihak lain, agar tidak ada lagi panggilan kepada guru maupun perangkat sekolah.
"Agar mereka dapat melaksanakan aktivitas belajar mengajar dengan baik dan normal," jelas Febry.
Dietahui, kasus ini sempat viral di media sosial. Disebutkan bahwa seorang guru honorer di Konawe Selatan ditetapkan jadi tersangka karena diduga menganiaya muridnya yang merupakan anak oknum polisi.
Bahkan, guru Supriyani sempat dimintai uang damai sebesar Rp 50 juta, sebelum dijadikan tersangka.
Pihak kepala desa juga disebut sudah melakukan mediasi antara orang tua korban, yaitu Aipda Wibowo Hasyim dan Nurfitriana, dengan Supriyani.
Namun orang tua dari pihak siswa menolak dan menuntut Supriyani harus membayar uang damai sebesar Rp 50 juta dan mundur sebagai guru.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik secara luas. Ketua PGRI Sulawesi Tenggara, Abdul Halim, mengaku kasihan jika guru tersebut dimintai uang damai sebesar Rp 50 juta.
Sebab, lanjut Halim, Supriyani hanyalah seorang guru honorer. Sementara sang suami berprofesi sebagai pedagang biasa.
Halim pun berharap pada Propam Polda Sultra untuk bisa menindaklanjuti oknum polisi tersebut, lantaran diduga ada penyalahgunaan wewenang.
"Pihak Propam juga harus turun meminta keterangan. Saya menduga ada penyalahgunaa kewenangan," ketusnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




