Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Karena Amerika Langgar Kesepakatan, Bagaimana Nasib Dua Kapal Tanker Pertamina?

AKURAT JAKARTA – Situasi di jalur perdagangan maritim dan distribusi minyak mentah paling vital di dunia, Selat Hormuz, kembali memanas.
Hanya berselang beberapa jam setelah sempat dibuka pada Jumat (17/4), pemerintah Iran memutuskan untuk kembali menutup akses selat tersebut.
Kebijakan ini memicu kekhawatiran terkait keamanan pasokan energi global dan nasib kapal komersial yang melintas, termasuk dua kapal tanker milik PT Pertamina.
Alasan Iran Tutup Kembali Selat Hormuz
Penutupan mendadak ini dilakukan Iran dengan alasan Amerika Serikat (AS) telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Komando militer pusat Iran menyatakan bahwa Washington tidak menepati janji untuk menghentikan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang menuju atau berasal dari pelabuhan Iran.
"Sampai Amerika Serikat memulihkan kebebasan bergerak untuk semua kapal yang mengunjungi Iran, situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat," bunyi pernyataan resmi militer Iran yang dilansir dari AFP, Sabtu (18/4).
Sebelumnya, pembukaan selat ini sempat memberi harapan setelah adanya gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
Namun, ketegangan antara Teheran dan Washington justru meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump, menyatakan tetap akan mempertahankan blokade jika kesepakatan damai tidak tercapai sebelum Rabu (22/4) mendatang.
Update Kondisi Kapal Pertamina
Di tengah ketidakpastian ini, perhatian publik nasional tertuju pada dua kapal tanker raksasa milik Pertamina, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro.
Berdasarkan data Vessel Finder, kedua kapal tanker milik Pertamina tersebut masih terdeteksi berada di wilayah Teluk Persia.
Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi. Sedangkan Gamsunoro tercatat berada di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.
Langkah Mitigasi Pertamina International Shipping
Merespons situasi darurat ini, PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif dan menyiapkan rencana pelayaran (passage plan) yang aman bagi kedua kapal tersebut.
"Kami siaga melakukan pemantauan secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz," ujar Pejabat Sementara Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dilansir dari Antara.
Langkah-langkah strategis yang telah disiapkan meliputi:
Penyusunan rute alternatif dan identifikasi risiko navigasi.
Koordinasi diplomatik secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.
Komunikasi dengan otoritas setempat, perusahaan asuransi, serta manajemen kapal.
Rencana kontingensi untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk di lapangan.
Vega menekankan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini adalah keselamatan seluruh awak kapal serta keamanan muatan yang dibawa.
Hingga saat ini, pihak Pertamina terus menunggu lampu hijau dari otoritas terkait sebelum memutuskan untuk melanjutkan pelayaran melalui jalur yang sangat rawan tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




