Pasar Optimis Hubungan AS-Iran Membaik, Dua Acuan Minyak Dunia Kompak Melemah

AKURAT JAKARTA - Harga minyak mentah dunia kembali melanjutkan tren penurunannya pada perdagangan Rabu (24/6/2026).
Melemahnya harga minyak ini didorong oleh dua kabar baik dari Timur Tengah dimana ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mulai mereda.
Tak hanya itu, jalur pengiriman minyak di Selat Hormuz berangsur-angsur mulai pulih.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah, Trump Meradang Harga Bensin di SPBU AS Tetap Mahal
Berdasarkan data dari Reuters, harga minyak mentah jenis Brent turun 0,5 persen ke level USD 76,71 per barel.
Setali tiga uang, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) milik AS juga ikut melemah 0,5 persen ke angka USD 72,85 per barel.
Penurunan ini memperpanjang tren negatif sejak Selasa kemarin, di mana kedua jenis minyak tersebut sempat menyentuh level terendah mereka sejak awal Maret lalu.
Baca Juga: Gedung Putih Memanas: Trump Kritik Resolusi Senat Saat Publik AS Mulai Jenuh dengan Perang Iran
AS Longgarkan Sanksi untuk Iran
Tomomichi Akuta, seorang Ekonom Senior dari Mitsubishi UFJ Research and Consulting, menilai bahwa rasa optimis pasar terhadap damainya hubungan AS dan Iran menjadi faktor utama yang membuat harga minyak terus turun.
"Harga minyak mentah melemah karena pasar berharap ketegangan AS-Iran mereda dan pengiriman minyak lewat Selat Hormuz bisa kembali normal," ujar Akuta.
Tekanan pada harga minyak ini mulai terasa setelah pemerintah AS memberikan keringanan sanksi selama 60 hari kepada Iran.
Kebijakan ini diambil setelah adanya pembicaraan damai awal antara kedua negara, yang akhirnya membuka kesempatan bagi Iran untuk kembali menjual minyaknya ke pasar internasional.
Selain itu, situasi yang mulai kondusif di Lebanon juga ikut menenangkan kekhawatiran pasar terkait pasokan energi dari Timur Tengah.
Akuta juga memprediksi harga minyak bisa terus turun ke level normal jika negosiasi ini berjalan lancar.
"Perkembangan lebih lanjut dalam negosiasi nuklir bisa mendorong harga minyak kembali ke tingkat sebelum konflik terjadi," tambahnya.
Lalu Lintas Kapal Tanker Mulai Lancar Kembali
Meski situasi terlihat membaik, kondisi politik di lapangan sebenarnya masih cukup ketat.
Pada hari Selasa, Oman dan Iran sepakat untuk membahas bagaimana pengaturan pelayaran di Selat Hormuz ke depannya.
Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio langsung memperingatkan bahwa jika Iran mencoba menarik biaya transit di jalur internasional tersebut, hal itu dianggap melanggar hukum internasional.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran sudah setuju untuk diperiksa program nuklirnya tanpa batas waktu.
Tetapi klaim ini langsung dibantah oleh pihak Iran yang menyatakan mereka tidak pernah memberikan janji tersebut dalam negosiasi.
Walau penuh dengan drama politik, para investor kini bisa sedikit bernapas lega melihat pasokan minyak mulai bergerak.
Meski militer Iran sempat membatasi jumlah kapal yang lewat setiap harinya, data pelacakan kapal menunjukkan lalu lintas laut sudah mulai membaik.
Bahkan, tiga kapal tanker raksasa yang sebelumnya sempat tertahan kini dilaporkan sudah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





