Jakarta

Polda Sumsel Ungkap Identitas 20 Korban Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Musi Rawas, Berikut Nama-Namanya

M Rahman Akurat | 7 Mei 2026, 16:12 WIB
Polda Sumsel Ungkap Identitas 20 Korban Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Musi Rawas, Berikut Nama-Namanya
Kobaran api menghanguskan bus ALS yang tabrakan dengan truk tangki BBM

AKURAT JAKARTA – Polda Sumatera Selatan tengah melakukan penanganan intensif terhadap kecelakaan maut yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki PT Seleraya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Total korban mencapai 20 orang. Sebanyak 16 orang meninggal dunia, tiga luka berat, dan satu orang luka ringan.

Kantong jenazah para korban meninggal dunia telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi, pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 05.10 WIB.

Baca Juga: Persija vs Persib Batal Main di GBK Isunya Karena Ada Acara GRIB Jaya di Senayan, Gubernur Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi!

Iring-iringan 16 ambulans yang membawa jenazah ini tiba di Palembang dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Tim DVI Identifikasi Korban Luka Bakar

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bekerja sama dengan Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri mulai melakukan identifikasi sejak pukul 07.30 WIB di Instalasi Forensik RS Bhayangkara.

Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dan mendalam karena sebagian besar korban mengalami luka bakar serius akibat kebakaran hebat yang menghanguskan kedua kendaraan sesaat setelah benturan terjadi.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan kepastian identitas kepada keluarga korban secepat mungkin.

"Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan," ujar Kombes Nandang kepada awak media, Kamis (7/5).

Baca Juga: TPST Bantargebang Jadi Penyumbang Emisi Gas Metana Terbesar Kedua di Dunia, Gubernur Pramono Siapkan 3 Langkah Penanganan Sampahnya

Kronologi Kecelakaan Maut di Jalinsum

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang, sekitar pukul 12.00 WIB di Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.

Kecelakaan ini melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dan truk tangki R6 milik PT Seleraya dengan plat nomor BG-8196-QB.

Berdasarkan penyelidikan awal, Bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi diduga mencoba menghindari lubang di badan jalan.

Namun, kendaraan kehilangan kendali hingga masuk ke jalur lawan dan menabrak truk tangki dari arah berlawanan.

Insiden tersebut mengakibatkan total 20 korban, dengan rincian: 16 Korban Meninggal Dunia, 3 Korban Luka Berat, dan satu Korban Luka Ringan.

Baca Juga: Kawasan Jalan Rasuna Said Kuningan Bakal Jadi Lokasi Car Free Day Baru, Dimulai Akhir Pekan Ini

Korban yang Berhasil Diidentifikasi

Berikut daftar korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus ALS:

  • Aryanto (49), sopir mobil tangki, warga Lubuk Linggau

  • Martono (48), penumpang mobil tangki, warga Muratara

  • Alif (44), sopir bus ALS, warga Jawa Tengah

  • Saf (50), kernet bus ALS, warga Medan

  • Maleh (42), kru bus ALS, warga Medan

  • Relodo, penumpang bus ALS

  • Zulkifli, penumpang bus ALS

  • Aldi Sulistiawan, penumpang bus ALS

  • Rani, penumpang bus ALS

  • Bela, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani

Baca Juga: Jangan Lewatkan Fenomena Langka Dua Kali Bulan Purnama di Mei 2026

Berikut identitas korban luka:

  • Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar

  • Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar

  • Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal, mengalami luka bakar

  • M Fadli bin Ibrahim (30), kernet bus ALS, warga Riau, mengalami luka ringan

Seluruh korban luka saat ini dirawat di RSUD Rupit.

Baca Juga: Prediksi Skor Strasbourg vs Rayo Vallecano di UECL, 7 Mei 2026: Mampukah Le Racing Bangkit di Meinau?

Layanan Call Center Posko DVI

Polda Sumsel telah membuka layanan Call Center Posko DVI bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dalam insiden ini melalui nomor: +62 821-7803-8910.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk selalu waspada, terutama saat melintasi jalur lintas antarprovinsi, dan mematuhi rambu lalu lintas guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.