Kronologi Lengkap Pengungkapan Sindikat Tramadol di Tanah Abang, Berawal dari Keresahan Warga

AKURAT JAKARTA – Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran gelap obat keras daftar G berskala besar di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sebanyak 575.200 butir obat ilegal dan meringkus lima orang tersangka.
Kelima tersangka yang ditangkap terdiri dari empat pria dan satu wanita, masing-masing berinisial K (40), AM (43), B (40), GR (25), dan RN (34).
Baca Juga: Tepis Isu Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Tegaskan Kedatangannya Hanya Demi Konten
Kanit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Denny Simanjuntak, mengungkapkan penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan.
Sebuah bangunan semipermanen yang dijadikan tempat tinggal sekaligus lokasi penyimpanan dan transaksi pada Sabtu (25/7/2026).
“Di lokasi pertama, kami menyita 15.900 butir Tramadol, 4.000 butir Hexymer, 1.800 butir Trihexyphenidyl, uang tunai hasil penjualan senilai Rp140,6 juta, tujuh unit ponsel, serta buku catatan transaksi,” kata Denny dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Petugas kemudian melakukan pengembangan ke gudang penyimpanan utama yang berada tak jauh dari lokasi pertama.
Dari gudang tersebut, polisi kembali menemukan 499.000 butir Hexymer, 28.000 butir tablet berlogo "Y", serta 26.500 butir Trihexyphenidyl.
“Total barang bukti yang disita mencapai 575.200 butir obat keras. Besarnya jumlah barang bukti mengindikasikan adanya peredaran terorganisir yang melayani distribusi skala besar di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” jelasnya.
Saat ini, kelima tersangka telah ditahan di Markas Polda Metro Jaya. Para pelaku dijerat Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman sanksi pidana berat.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






