Jakarta

Polisi Bantah Ledakan Pasar Cimanggis Berhubungan dengan Gudang SPPG

Yusuf Doank | 17 Oktober 2026, 02:04 WIB
Polisi Bantah Ledakan Pasar Cimanggis Berhubungan dengan Gudang SPPG
Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel

AKURAT JAKARTA – Polda Metro Jaya membantah isu yang menyebutkan bahwa ledakan dahsyat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, berasal dari gudang dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Polisi memastikan sumber ledakan berasal dari ruko pematangan (ripening room) buah pisang.

Kepastian tersebut diperoleh setelah tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan sejumlah barang bukti kunci di lokasi kejadian.

Kabid Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Jakaria Sembiring mengungkapkan, pihaknya menemukan tabung gas etilen berkapasitas 52 kilogram beserta instalasi selang yang terhubung ke ruang ripening.

Baca Juga: Jetour Hadirkan Lima Pilihan Warna Eksklusif pada T2 i-DM, SUV PHEV Premium Ini Langsung Jadi Incaran Pecinta Otomotif Modern

"Ruang ripening tersebut memang digunakan khusus untuk proses pematangan buah pisang. Selain itu, tim Puslabfor juga menemukan sebuah dinamo dari kipas (fan) yang diduga kuat sudah mengalami kerusakan," ujar Jakaria Sembiring, Jumat (16/10/2026).

Jakaria menambahkan, hasil temuan dan penyelidikan di TKP hingga saat ini sudah mulai mengerucut pada penyebab pasti terjadinya ledakan.

Di sisi lain, kepolisian terus melakukan pengembangan untuk mengusut tuntas peristiwa yang memicu kerusakan ruko dan korban luka-luka tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Imron Ermawan menyampaikan, penyidik telah memeriksa dan menambah daftar saksi kunci.

"Meskipun di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya bahan peledak, pihak kepolisian akan tetap melakukan pendalaman secara intensif terkait kasus ledakan ini," tegas Imron Ermawan.

Imron juga meluruskan simpang siur informasi yang beredar di masyarakat mengenai kepemilikan maupun fungsi bangunan yang mengalami ledakan tersebut.

"Kami tegaskan bahwa tidak ada hubungannya sama sekali antara peristiwa ini dengan informasi yang beredar yang mengklaim ruko meledak tersebut adalah gudang dapur SPPG," pungkas Imron.

Saat ini kawasan di sekitar lokasi ledakan masih dalam pengamanan ketat aparat kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y