Lulus S2 dalam 1,5 Tahun dengan IPK 4,00, Guru SD Ini Ciptakan Inovasi Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal

AKURAT JAKARTA - Menghafal materi pelajaran belum cukup untuk membentuk siswa yang mampu menghadapi berbagai persoalan.
Anak-anak juga perlu belajar menganalisis masalah, menguji gagasan, dan menarik kesimpulan sendiri sejak sekolah dasar.
Tantangannya, tidak semua materi mudah dipahami jika hanya disampaikan melalui metode pembelajaran biasa.
Persoalan tersebut mendorong Firda Emilia, lulusan S2 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Surabaya (Unesa), mengembangkan e-book berbasis Etno-STEAM untuk siswa kelas 3 SD.
Media ini dirancang agar pembelajaran lebih menarik dengan menghubungkan konsep akademik dan budaya lokal yang dekat dengan kehidupan anak.
Inovasi tersebut mengantarkan Firda meraih predikat Wisudawan Terbaik Program Magister Unesa.
Ia menyelesaikan studi dalam waktu 1,5 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.
Budaya lokal membuat materi lebih mudah dipahami
Etno-STEAM merupakan pendekatan yang menggabungkan kearifan lokal dengan lima bidang ilmu, yaitu sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika.
Melalui pendekatan ini, konsep yang semula terasa abstrak dapat dijelaskan menggunakan cerita, fenomena budaya, dan situasi yang akrab bagi siswa.
Baca Juga: Mulai 16 Oktober, Koper Penumpang di Thailand Bisa Dibuka Tanpa Pemilik, Ini yang Perlu Diketahui
E-book buatan Firda tidak hanya menyajikan materi untuk dibaca.
Media digital tersebut juga dilengkapi simulasi visual dan permainan edukatif agar siswa bisa mengeksplorasi materi dengan cara yang lebih menarik.
Namun, bagian penting dari inovasi ini terletak pada pertanyaan pemantik yang disisipkan dalam pembelajaran.
Pertanyaan tersebut mendorong siswa untuk tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga memikirkan alasan, menganalisis persoalan, dan menyusun kesimpulan secara mandiri.
Dengan demikian, teknologi tidak hanya digunakan untuk membuat buku tampil lebih menarik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 4Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 5Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 6Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 8Prediksi Skor Rennes vs OFI Crete di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Les Rouge et Noirs Akhiri Perlawanan Kejutan Tim Yunani?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






