Kronologi Kebakaran Maut Warteg di Gambir Renggut 2 Nyawa, Istri Pemilik dan Pelanggan Tewas

AKURAT JAKARTA - Kebakaran maut menimpa kios dua lantai yang dijadikan warteg mengakibatkan dua orang tewas.
Kebakaran terjadi di Jalan Setia Kawan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 28 September 2023 sekitar jam 1 siang.
Informasi yang dihimpun, kronologi kebakaran terjadi saat suasana sepi padahal kondisi siang hari jam makan siang.
Baca Juga: Warteg di Gambir Terbakar, 2 Tewas dan 3 Luka Bakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
Saksi di lokasi menyebutkan terdengar ledakan kencang sebelum akhirnya terlihat kobaran api dan kebakaran.
Dua orang korban itu yakni istri dari pemilik warteg yang sedang tertidur lelap di lantai dua.
Satu korban lainnya merupakan pengunjung warteg yang tak mampu menyelamatkan diri saat api berkobar.
Baca Juga: PPPK Polri 2023 Dibuka, Simak Info Formasi dan Tanggal Pembukaan
Keduanya ditemukan tewas di lokasi kejadian. Sementara korban tewas dibawa ke RSCM untuk autopsi.
Selain mengakibatkan dua orang tewas, dua orang korban lainnya juga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran menderita luka bakar.
Kencangnya tiupan angin serta banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke ruko fotocopy yang berada di sampingnya.
Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah 10 unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa mengatakan dalam kebakaran tersebut mengakibatkan adanya korban meninggal dunia.
“Korban 2 orang meninggal dunia, dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” ujar Isnawa dalam keterangannya, Kamis (28/9/2023).
Adapun korban meninggal dalam kebakaran tersebut yaitu dua perempuan berinisial P (22) dan T (39).
Sementara korban luka bakar terdapat 3 orang, yaitu R (7), SW (40), dan D (49) yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tarakan.
Isnawa menuturkan, penyebab terjadinya kebakaran tersebut yang melahap tempat usaha maupun rumah makan itu diduga karena gas bocor dari salah satu rumah makan yang kemudian merambat ke sekitarnya.
“Penyebab dugaan sementara kebocoran gas dari rumah makan. Terindikasi api berasal dari rumah makan tiba-tiba membesar dan merambat toko fotocopy,” ucapnya.
Bangunan yang terdampak dalam kebakaran tersebut, kata Isnawa, yakni tiga tempat usaha seperti rumah makan, warung kelontong, dan toko fotokopi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








