Jakarta

Hari Pertama Kerja Sebagai Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah Langsung Tancap Gas Tinjau Penyaluran MBG untuk Bumil dan Balita

Sastra Yudha | 21 Februari 2025, 16:46 WIB
Hari Pertama Kerja Sebagai Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah Langsung Tancap Gas Tinjau Penyaluran MBG untuk Bumil dan Balita

AKURAT JAKARTA - Hari pertama kerja sebagai wakil bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah langsung tancap gas meninjau penyaluran program makan bergizi gratis (MBG) untuk ibu hamil (Bumil) dan balita di wilayah Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Jumat (21/2/2025).

Intan mendampingi Wakil Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

"Hari pertama saya bertugas, saya dengan bu Wamen melakukan peninjauan langsung penyaluran MBG terhadap anak-anak dan ibu hamil serta menyusui," kata Intan kepada awak media.

Baca Juga: Ketum Megawati Larang Kepala Daerah dari PDIP Ikut Retreat di Magelang, Rano Karno: Tanya Langsung ke Pramono!

Wabup Intan mengatakan, saat ini program makan bergizi gratis ini belum seluruhnya tersalurkan di Kabupaten Tangerang.

Karena itu, ke depan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memanfaatkan dana CSR untuk membantu program-program BKKBN serta program MBG ini.

"Program MBG ini kan belum banyak berjalan di Kabupaten Tangerang, karena dapurnya saja baru dua. Maka, ke depan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memanfaatkan dana-dana CSR untuk menambah SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) dalam menjalankan MBG dan juga program di BKKBN," kata Intan.

Intan juga mengatakan, Pemkab Tangerang akan menambah dapur khusus pemenuhan MBG. Pasalnya, di Kabupaten Tangerang sendiri saat ini baru ada dua dapur SPPG

Dikatakan Intan, Pemkab Tangerang sebenarnya telah memiliki dapur khusus untuk pemenuhan gizi balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.

Dapur-dapur yang dikelola langsung oleh Pemkab Tangerang tersebut, dikhususkan untuk mengcover warga yang tidak mendapatkan manfaat dari program MBG.

"Kita juga punya kader Dasyat, dan dapur pemenuhan gizi yang dikelola langsung Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang menggunakan APBD. Dapur yang kita kelola langsung itu untuk mencover mereka yang tidak mendapatkan bantuan MBG, khusunya balita, ibu hamil, dan menyusui," tandasnya.

Baca Juga: Jangan Lupa! Konser The Changcuters Hari Ini di Jakar, Simak Lokasi dan Waktunya

Intan berharap, dengan berjalannya MBG dan program pemenuhan gizi yang dibentuk Pemkab Tangerang, dapat mengentaskan persoalan stunting di Kabupaten Tangerang. Sehingga tercipta generasi unggulan menuju Indonesia Emas.

"Semoga dengan kolaborasian ini, pengentasan stunting di Kabupaten Tangerang bisa lebih cepat," harapnya.

Sementara Wamen BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengatakan bahwa untuk mengentaskan stunting dalam menjalankan program MBG ini seluruh kementrian perlu berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah.

Karena dalam program makan bergizi gratis ini target sasarannya tidak hanya untuk anak sekolah, melainkan juga ibu hamil dan menyusui.

Menurut Ratu Ayu Isyana, meski SPPG di Kabupaten Tangerang belum ada di semua kecamatan, tetapi pelayanannya sudah terbilang bagus.

Hal itu terlihat dari penyaluran MBG kepada ibu hamil dan menyusui bisa dilakukan di posyandu yang tersedia di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Jurnalis Mesir ini Ungkap Masa depan Mohamed Salah di Liverpool, Atta: Gila! Tawaran Gajinya Lebih Rendah dari Saat Ini

"Nanti Posyandu itu kan tidak bisa setiap hari dalam menyalurkan. Maka di sinilah peran pendamping gizi diperlukan, untuk menyalurkan di setiap hari. Tentu, di Kabupaten Tangerang ini pelayannya sudah sangat bagus sekali," ujar Ratu Ayu. (*).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.