Jakarta

Banjir Makin Parah, Walikota Bekasi Minta Warga Segera Tinggalkan Rumah

Titania Isnaenin | 5 Maret 2025, 04:00 WIB
Banjir Makin Parah, Walikota Bekasi Minta Warga Segera Tinggalkan Rumah

 

 

 

AKURAT JAKARTA - Banjir bandang setinggi 4 meter melanda sejumlah titik di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Walikota Bekasi, Tri Adhianto menuturkan setidaknya 8 dari 12 kecamatan di Bekasi tergenang air yang menyebabkan sebagian wilayah lumpuh.

Beberapa jalan utama bahkan terlihat menggenang yang menyebabkan banyak akses terputus. 

Baca Juga: Berseteru dengan Dokter TikTok, Nikita Mirzani dan Asisten Tetap Slay Saat Ditahan Polda Metro Jaya

"Dari 12 kecamatan, yang terdampak di Kota Bekasi itu delapan kecamatan. Dan hari ini Kota Bekasi lumpuh, sampai di jalan utama, termasuk kantor pemerintahan, itu sudah mulai masuk air, keluar, karena kemudian juga limpasannya sungguh luar biasa," katanya.

Lebih lanjut lagi, Walikota Bekasi mulai mengimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk segera tinggalkan lokasi kejadian.

Katanya, hal tersebut agar memudahkan pihak pemerintah untuk melakukan proses evakuasi.

Baca Juga: BMKG Sebut Banjir di Jakarta Hingga Bekasi Banjir Kiriman

“Saya imbau, ayo kita bareng-bareng mendukung proses evakuasi, termasuk dengan warga yang harus meninggalkan rumah terdampak banjir,” ucapnya dalam kesempatan yang berbeda.

Tak hanya itu, untuk memastikan keamanan para warganya.

Tri bekerja sama dengan perangkat desa akan melakukan giat patroli selama bencana banjir berlangsung

Baca Juga: Nekat Terjang Banjir, Sebuah Mobil di Bekasi Terseret Arus dan Tenggelam

Adapun menurut keterangannya berikut ini adalah kecamatan yang terdampak banjir Bekasi. 

“Kecamatan yang terdampak adalah Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bantar Gebang, Pondok Gede, dan Rawa Lumbu,” ucap Tri.

Sementara itu, sebanyak lima kecamatan lainnya dianggap aman dari terjangan banjir bandang di Kota Bekasi seperti Jati Sampurna, Bekasi Barat, Medan Satria, Mustika Jaya, dan Pondok Melati. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.